242 Rumah Warga Terdampak Banjir Akibat Luapan Kolong Nangka

penyempitan gorong-gorong tersebut, ‎diperparah dengan banyaknya sumbatan sampah dari pemukiman penduduk

242 Rumah Warga Terdampak Banjir Akibat Luapan Kolong Nangka
BANGKA POS/DEDY QURNIAWAN
Plh. Kepala BPBD Kota Pangkalpinang Izwarhadi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Berdasarkan data BPBD Kota Pangkalpinang, sedikitnya 242 rumah warga‎ di empat RT menjadi terdampak luapan air dari Kolong Nangka, Jumat (27/4/2018).

Luapan air membuat genangan mulai dari mata kaki hingga dada orang dewasa.

"Ada 242 rumah di empat RT yang jadi terdampak banjir ini,"‎ kata Plh. Kepala BPBD Kota Pangkalpinang Izwarhadi di lokasi banjir Kolong Nangka.

Dia mengatakan, banjir Kolong Nangka semakin parah disebabkan oleh‎ banyaknya debit air Kolong Nangka, sementara pintu keluar air hanya satu, yakni gorong-gorong yang kini tengah diperbaiki.

"Di situ ada PU Provinsi lagi pengerjaan box culvert itu. Memang pengerjaannya mengakibatkan adanya penyempitan saluran keluar air. Belum ada langkah-langkah mereka terkait penyempitan ini," kata Izwarhadi kepada wartawan di lokasi banjir Kolong Nangka.

Kata dia, ‎penyempitan gorong-gorong tersebut, ‎diperparah dengan banyaknya sumbatan sampah dari pemukiman penduduk.

Hal ini ditemukan BPBD Kota Pangkalpinang di saluran DAS menuju Kolong Nangka.

"Lumayan banyak sampahnya. Di Kolong Nangka itu mengalir dan mampet di box culvert. Inilah yang terjadi," katanya. 

Selain di kawasan Kolong Nangka, luapan air diketahui juga terjadi di Jalan Ahmad Yani, Jalan Pasar Pagi, sejumlah titik di ‎Parit Lalang dan kawasan Kampung Bintang.

Menurut Izwarhadi, tata kelola ruang dan lingkungan perlu benar-benar diperhatikan.

Daerah resapan air hingga saluran DAS ‎di dalam Kota Pangkalpinang dinilai perlu menjadi perhatian dan dievaluasi.

"Pangkalpinang ini sebenarnya di atas permukaan laut, kenapa masih banjir. Artinya perlu diperhatikan tata kelola lingkungan, tata kelola ruang, dan tata kelola perizinan," kata dia.
(*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved