Diduga Inilah Penyebab Kecelakaan yang Menewaskan Anggota Polres Bateng di Penyak

Kita belum bisa bersamsumsi, tetapi dugaan penyebab awal kecelakaan karena kelalaian pengemudi, yang tidak

Diduga Inilah Penyebab Kecelakaan yang Menewaskan Anggota Polres Bateng di Penyak
Bangkapos/Riki Pratama
Kondisi kendaraan Ertiga usai kecelakaan di jalan Penyak, Kabupaten Bangka Tengah foto diambil Jumat (27/4/2018) di Kantor Lantas Bateng 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kecelakaan tunggal yang terjadi di jalan raya Desa Penyak Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, pada subuh tadi pukul 04.00 WIB, Jumat (27/4/2018) diduga disebabkan karena supir kendaraan jenis Ertiga, Bripda Afrinanda Wardani (23) mengantuk saat mengendara.

Bripda Arrinanda Wardani sendiri dalam kejadian tersebut meninggal dunia.

Baca: Mobil Tabrak Beton dan Pohon Mangga, Satu Anggota Polres Bateng Tewas

Korban yang merupakan warga Jalan RE Martadinata RT 02 RW 01 Kelurahan Opas Kota Pangkalpinang.

Sementara rekanya Bripda Giang Martin, (23) anggota Polri di Sat Intelkam Polres Bateng, warga Gang Sekip dalam Kelurahan Berok Kecamatan Koba dan Bripda M. Khais Alianur, (23) Anggota Polri di Polsek Koba Polres Bateng yang merupakan warga Kelurahan Arung Dalam Koba mengalami luka ringan hingga berat akibat kejadian itu.

"Kita belum bisa berasumsi, tetapi dugaan penyebab awal kecelakaan karena kelalaian pengemudi, yang tidak menguasai kendaraan, yang berkendara dengan kecepatan tinggi, kita menduga bahwa sopir mengantuk, untuk dugaan lain seperti pengaruh miras atau lainya kita tidak bisa mengatakan karena itu perlu dari hasil kedokteran,"ujar AKBP Hadi P Sik Ksubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Babel yang ikut mengecek kondisi korban dan kendaraan, di Kantor Lantas Bateng, Jumat (27/4/2018)

Dari kejadian ini, menurut Hadi ada warung warga yang sempat ditabrak oleh korban kecelakaan, menurutnya itu semua telah dilakukan pendekatan serta komunikasi untuk dibantu memperbaikinya.

"Untuk korban luka berat, masih dalam pengobatan , sementara yang meninggal dunia dilaksanakan secara prosedur saja, "ujarnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved