Breaking News

Ini Kisah Sang Anak Sebelum Ayahnya Ditemukan Gantung Diri di Jembatan

Tau-tau setengah tujuh anak korban dapat kabar kalau ayahnya sudah tewas gantung diri di jembatan Air Tuik

Ini Kisah Sang Anak Sebelum Ayahnya Ditemukan Gantung Diri di Jembatan
kreavi.com
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebelum tewas gantung diri, Cahyono (71) diketahui masih sempat melakukan sholat subuh di kediamannya, di desa Payung, kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu (29/4/2018) sekira pukul 04.35 WIB.

Sekira pukul 05.00 WIB, anak kandung korban, Eko Prayitno (38) pergi menjajakan dagangan sayur-sayuran ke sekitar desa Payung, Kabupaten Bangka Selatan.

Baca: Warga Payung Heboh, Sosok Pria Ditemukan Gantung Diri di Jembatan Air Tuik

Namun pagi itu, Eko tidak lagi melihat sang ayah berkeliling menjajakan sayur sama seperti dirinya.

Sekira pukul 06.30 WIB, Eko mendapat kabar bahwa sang ayah tewas dengan kondisi gantung diri.

" Sebelum gantung diri, anak korban masih sempat melihat korban sholat subuh di rumah nya. Setelah itu, anak korban keluar berjualan, sementara korban tak terlihat berjualan. Hal itu pun tak ditanggapi karena  Korban sering jalan-jalan pagi disekitar rumah. Tau-tau setengah tujuh anak korban dapat kabar kalau ayahnya sudah tewas gantung diri di jembatan Air Tuik," kata Kapolsek Payung, Iptu Yandrie mewakili  Kapolres Basel AKBP Aris Sulistiono SH,MH, Minggu (29/4/2018) siang.(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved