Komisi 7 DPR RI Soroti Mineral Ikutan di Babel

Komisi VII DPR RI bertandang ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mendiskusikan perihal pertambangan dengan Wakil Gubernur

Komisi 7 DPR RI Soroti Mineral Ikutan di Babel
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kunjungan komisi 7 DPR RI ke pemerintah Provinsi Bangka Belitung, Senin (29/4/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Komisi VII DPR RI bertandang ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mendiskusikan perihal pertambangan dengan Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah, di ruang rapat Tanjung Pendam, Senin (30/4/2018).

Ada beberapa hal yang mereka soroti terkait pertambangan yang ada di Babel, mulai dari reklamasi, potensi mineral ikutan timah, energi terbarukan, hingga pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.

Salah satu komisi VII DPR RI, Kurtubi mencecar pemerintah daerah Babel untuk melakukan penataan dan inventarisir potensi dan memanfaatkan mineral ikutan timah berupa uranium dan torium.

"Mineral ikutan itu masa depan Bangka, karena timah itu tidak bisa diperbaharui. Berapa potensi torium dan uranium itu dari produksi timah yang sudah dilakukan seperti ini," katanya.

Ia menambahkan, provinsi Babel mungkin merupakan satu-satu daerah yang memiliki potensi torium. Namun, ia menyayangkan ini belum dimanfaatkan dengan maksimal.

"ESDM BAPETEN dan BATAN segera ambil langkah-langkah, satu revisi UU ketenaganukliran, sebagai payung hukum eksploitasi eksploitasi bahan baku PLTN, kedua segera bikin road map, untuk PLTN di Indonesia, jangan berpikir sempit," pintanya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help