Nilai Tukar Rupiah Mengkhawatirkan, BUMN Dimina Tak Borong Dollar

Tekanan terhadap rupiah tampaknya masih akan berlangsung hingga pertengahan tahun nanti. Bank Indonesia (BI) mengimbau badan usaha

Nilai Tukar Rupiah Mengkhawatirkan, BUMN Dimina Tak Borong Dollar
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Logo Bank Indonesia (BI) di pagar kompleks kantor BI. 

Transaksi swap yang selama ini hanya berlangsung sekali dalam seminggu akan menjadi dua atau tiga kali per minggu. "Frekuensi ditingkatkan untuk menjaga likuiditas valuta asing," katanya.

Eric Sugandi, Project Consultant Asian Development Bank (ADB) Institute, menyebut, tekanan rupiah akibat banyak dana asing yang keluar dari pasar domestik.

Sepanjang tahun ini, dana asing di pasar modal sudah menguap Rp 33,31 triliun.

Di pasar obligasi pemerintah, dana asing menyisakan Rp 848,48 triliun per 26 April, tergerus Rp 861 triliun dari awal bulan.

Untuk itu, dana asing yang hengkang harus ditarik lagi ke pasar domestik, biar tekanan rupiah berkurang.

"Salah satu caranya, suku bunga acuan BI harus segera naik. Kenaikan suku bunga acuan BI paling tidak akan mengurangi keluarnya dana asing dari pasar domestik," terang Eric.

Editor: Evan
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help