Rombongan Komisi VII DPR RI Kunjungi Kebun Reklamasi Air Jangkang PT Timah Tbk

Komisi VII mengungkapkan apre­siasinya atas upaya yang dilakukan PT Timah dalam menghidupkan kembali area bekas tambangnya.

Rombongan Komisi VII DPR RI Kunjungi Kebun Reklamasi Air Jangkang PT Timah Tbk
Istimewa
Anggota Komisi VII DPR RI saat meninjau lahan reklamasi milik PT Timah Tbk di Air Jangkang Desa Riding Panjang, Merawang Kabupaten Bangka. 

MERAWANG, BANGKA POS - Anggota Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Propinsi Bangka Belitung.

Di hari pertamanya kunjungannya, Minggu (29/4), rombongan yang diketuai oleh Eni Maulani Saragih langsung meninjau area reklamasi milik PT Timah Tbk di Air Jangkang Desa Riding Panjang, Merawang Kabupaten Bangka.

Di tempat ini, wakil rakyat tersebut melakukan penanaman pohon serta melihat sejumlah objek pemanfaatan lahan bekas tambang yang dikelola PT Timah Tbk se­perti penanaman tanaman produktif menggunakan medium paralon, budidaya ikan dengan sistem bioflok, penggemukan sapi dan kambing serta aneka tanaman lainnya.

Ketua rombongan Komisi VII mengungkapkan apre­siasinya atas upaya yang dilakukan PT Timah dalam menghidupkan kembali area bekas tambangnya menjadi lahan yang produktif dan memiliki nilai ekonomis.

Pernyataan senada dilontarkan oleh Eko Wijaya, anggota Komisi VII Dapil Bangka Belitung.

Dikatakan Eko, upaya pasca tambang yang dilakukan PT Timah layak dijadikan contoh oleh perusahaan-perusahaan lain.

Agar manfaat lahan pasca tambang semakin dirasakan manfaatnya, ia menyarankan agar skala reklamasi dapat lebih diperluas dan diperbanyak lagi.

Reklamasi milik PT Timah Tbk di Air Jangkang Desa Riding Panjang, Merawang Kabupaten Bangka.
Rombongan anggota Komisi VII saat meninjau lahan reklamasi milik PT Timah Tbk di Air Jangkang Desa Riding Panjang, Merawang Kabupaten Bangka. (Istimewa)

Kebun reklamasi Air Jangkang dibangun dan dikembangkan di lahan eks tambang timah yang berada IUP PT Timah Tbk DU 1521 Dusun Sinar Rembulan, Desa Riding Panjang, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kep. Bangka Belitung.

Kondisi rona awal eks tambang ini merupakan tailing, kolong, rawa dan vegetasi dengan topografi lahan yang belum stabil.

Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk Amin Haris Sugiarto mengatakan, “Kebun dengan luas 31 ha ini diba­ngun dan dikembangkan berdasarkan konsep yang terintegrasi di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan.”

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help