Bank Indonesia Panen 6 Ton Cabai Merah Bersama Petani Citra Bangka Tengah

Ada 3 klaster cabai merah yang dibentuk tahun 2016, yaitu Tani Citra Kecamatan Lubuk Besar, Berkah Tani Kecamatan Simpang Katis,

Bank Indonesia Panen 6 Ton Cabai Merah Bersama Petani Citra Bangka Tengah
bangkapos/idandimeikajovanka
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung, Tantan Heroika saat panen cabai merah bersama 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung bersama Petani Citra Kecamatan Lubuk Besar, dan sejumlah pemerintah daerah Bangka Tengah panen bersama cabai merah.

Sejak awal sampai akhir April 2018 panen cabai merah 6 ton dari luas lahan 2 Hektar, Senin (30/4).

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung, Tantan Heroika mengatakan panen bersama ini merupakan hasil program pengembangan klaster cabai merah yang dilakukan BI.

Dalam rangka menjaga stabilitas inflasi, melalui pengendalian inflasi sejumlah komoditas. Meningat inflasi cabai merah sebesar 1,5 persen di Babel dan 1,78 persen di Pangkalpinang pada Maret 2018.

Kabupaten Bangka Tengah dipilih sebagai lokasi pengembangan klaster cabai merah karena kualitas lahan sesuai, kelompok tani berkapasitas baik, serta pemerintah daerah berkomitmen tinggi mendorong produktivitas cabai merah.

Fasilitasi yang diberikan Bank Indonesia meningkatkan kapasitas petani melalui pelatihan pestisida nabati, studi banding kelompok tani cabai merah Gisik Pranaji Kulon Progo DI Yogyakarta, serta beberapa bantuan sarana dan prasaran pertanian.

Sejauh ini, hasil panen dipasarkan langsung kepada pedagang pengepul. Kedepan, perlu dilakukan diskusikan bersama mengenai efektifitas dan efisiensi rantai pemasaran komoditas strategis. Sehingga ketersediaan stok maupun harga cabai merah tetap terjaga hingga pada konsumen akhir.

“Ada 3 klaster cabai merah yang dibentuk tahun 2016, yaitu Tani Citra Kecamatan Lubuk Besar, Berkah Tani Kecamatan Simpang Katis, dan Suka Maju Kecamatan Sungai Selan,” ungkap Tantan Heroika

Program pengembangan Klaster Cabai Merah diharapkan menjadikan Bangka Tengah sebagai penyuplai cabai merah dan mendukung ketahanan pangan.

Serta, pengendalian harga cabai di Babel. Pertengahan bulan Juni dengan target panen sebanyak 24 ton dari lahan seluas 2 Ha.

Keberlangsungan program tersebut berkat kerjasama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Bangka Tengah, Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UMKM Bangka Tengah.

Lalu, Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksanaan Penyuluhan (BKPB) Bangka Tengah, Kantor Pertanahan Bangka Tengah, Universitas Bangka Belitung, dan Bank BRI KC Pangkalpinang. Guna memetakan lokasi pengembangan program pengendailian inflasi.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved