Disebut Kotak Hitam, Komponen Terpenting Dalam Pesawat Ini Sebenarnya Berwarna Merah

Kotak hitam (black box) selalu menjadi pembicaraan utama dan komponen paling penting pesawat terbang yang paling dicari ketika terjadi

Disebut Kotak Hitam, Komponen Terpenting Dalam Pesawat Ini Sebenarnya Berwarna Merah
Skift
Kotak Hitam 

BANGKAPOS.COM - Kotak hitam (black box) selalu menjadi pembicaraan utama dan komponen paling penting pesawat terbang yang paling dicari ketika terjadi kecelakaan.

Dari sejarahnya kotak hitam diciptakan pertama kali oleh Dr David Warren dari Australia tahun 1956.

Pada mulanya alat ini diberi nama ARL Flight Memory Unit.

Warren menciptakannya karena merasa prihatin terhadap kasus kecelakaan pesawat De Havilland Comet DH-106 yang bertahun-tahun terbengkalai karena ketiadaan saksi.

Warren memulainya dengan membuat piranti perekam percakapan di kokpit antara pilot, kopilot, dan orang-orang di dalam kokpit.

Alat ini dibuat karena logikanya merekalah yang akan menjadi saksi utama atau orang yang paling dianggap paling tahu tentang kecelakaan.

Walau pun penting, awalnya ciptaan Warren tidak banyak dilirik maskapai penerbangan.

Perhatian baru diberikan pada 1958, setelah Sekretaris UK Air Registration Board, Sir Robert Hardingham, menganjurkan maskapai-maskapai di Inggris melengkapi maskapainya dengan perangkat ini.

Sejak itu perangkat perekam rancangan Warren mulai dilirik maskapai internasional.

Kini, kotak hitam telah menjadi perangkat utama bagi pesawat.

Setiap pesawat sipil yang diterbangkan harus dipasangi perangkat ini.

Halaman
1234
Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help