Komisi VII DPR RI Dukung Peningkatan Royalti Timah

Anggota Komisi VII DPR RI, Kurtubi menyayangkan hingga saat ini royalti timah kepada pemerintah daerah Provinsi Kepulauan

Komisi VII DPR RI Dukung Peningkatan Royalti Timah
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Komisi VII DPR RI berdialog dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Ruang Rapat Tanjung Pendam, Senin (30/4/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Anggota Komisi VII DPR RI, Kurtubi menyayangkan hingga saat ini royalti timah kepada pemerintah daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih diangka 3 persen. Hal ini dinilainya, belum sebanding bagi Babel yang merupakan daerah penghasil.

Ia menyebutkan, komisi VII DPR RI mendukung untuk meningkatkan royalti timah diangka 6 persen seperti yang diinginkan pemerintah daerah. Pihaknya juga akan menyampaikan ke pemerintah pusat untuk menaikkan royalti.

"Kami berpendapat, kekayaan diperut bumi ini milik negara, sehingga penerimaan negara dari pajak maupun royalti harus besar. Royalti yang kelewat kecil ini harus diubah, kami mendukung," katanya usai berkunjung ke Babel, Senin (30/4/2018).

Ia menambahkan, royalti yang diterima Babel melalui pendapatan negara bukan pajak (PNBP) ini belum sesuai bagi Babel. Ditambah dengan efek lingkungan akibat dari pertambangan.

"Kami meminta agar royaltinya ditingkatkan, IUP yang dikeluarkan itu mereka menambang, hasilnya itu sebagaian besar untuk rakyat lewat penerimaan APBD atau APBN, mekanisme melalui royalti bagian daerah juga harus besar agar bisa dirasakan langsung masyarakat Babel," katanya.

Ia menilai sangat wajar apabila pemerintah peningkatan persentase royalti ini.

"Sangat wajar kalau Babel sebagai daerah penghasil meminta pendapatan ini ditingkatkan melalui peningkatan persentase, kita komisi VII siap dan pasti mendorong ini. Di komisi VII sudah ada permintaan dukungan, sekarang kalau ada permintaan dukungan akan kita dukung," sebutnya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved