Maret 2018 Pangkalpinang Penyumbang Inflasi di Babel 0,17 persen, TanjungpandanDeflasi 0,05 Persen

Perekonomian di Bangka Belitung periode Maret alami inflasi lebih rendah dibandingkan nasional. Terhitung Babel alami inflasi 0,17 persen

Maret 2018 Pangkalpinang Penyumbang Inflasi di Babel 0,17 persen, TanjungpandanDeflasi 0,05 Persen
Bangka Pos/Idandi Meika Jovanka
Kegiatan Babel Ekonomi Forum 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Perekonomian di Bangka Belitung periode Maret alami inflasi lebih rendah dibandingkan nasional. Terhitung Babel alami inflasi 0,17 persen dibandingkan nasional 0,20 persen. Secara tahunan, Inflasi Babel 3,02 persen lebih rendah ketimbang nasional 3,40 persen.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung, Tantan Heroika menjelaskan Kota Pangkalpinang mengalami inflasi 0,28 persen, padahal bulan sebelumnya sempat terjadi deflasi 0,83 persen. Secara tahunan inflasi sebesar 2,39 persen, menurun dari bulan sebelumnya 2,50 persen. Jika dibandingkan dengan bulan Maret 2017 tercatat 7,13 persen (yoy)

Tanjungpandan justru terjadi deflasi 0,05 persen, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,29 persen. Secara tahunan terjadi inflasi 4,17 persen dan meningkat dari bulan sebelumnya 2,67. Dibandingkan Maret 2017 tercatat 5,08 persen.

“Febuari sempat terjadi deflasi tapi Maret terjadi inflasi 0,17 persen, masih lebih rendah dibandingkan nasional. Tercatat, Pangkalpinang menjadi penyumbang inflasi 0,28 persen pada bulan ini, justru Tanjungpandan terjadi deflasi 0,05 persen,” jelas Tantan Heroika kepada Bangka Pos, Senin (30/4/2018).

Administered Price Kelompok penyumbang inflasi tertinggi di Babel Pada Maret 2018

Realisasi Inflasi Maret 2018 di Bangka Belitung, seluruh kelompok disagregasi Bangka Belitung mengalami inflasi. Kelompok administered price paling tinggi, sebesar 0,40 persen. Padahal, sempat terjadi deflasi 1,13 persen pada bulan sebelumnya.

Tantan memaparkan secara tahunan administered price terjadi inflasi 2,73 persen (yoy). Lebih rendah dari Febuari 2018 2,79 persen (yoy). Lalu, Maret 2018 sebesar 10,60 (yoy).

Kelompok lainnya juga terjadi inflasi, yakni volatile food 0,07 persen dan meningkat dari bulan sebelumnya yang mengalami deflasi 1,98 persen. Secara tahunan, inflasi 5,91 persen meningkat dari Febuari 2018 yakni 3,94. Lalu, menurun dibandingkan Maret 2017 berjumlah 7,03 persen.

Lalu, inflasi kelompok inti tercatat 0,14 persen yang meningkat dari bulan sebelumnya 0,12 persen. Pertahun terjadi inflasi 1,58 persen (yoy), menurun dari Febuari 2018 sebesar 1,68 persen. Dan menurun dari Maret 2017 sebesar 4,16 persen

“Tiga kelompok disagregasi di Babel mengalami inflasi, baik volatile food, kelompok inti, dan administered price sama-sama terjadi penurunan dibandingkan bulan sebelumnya dan bulan yang sama pada tahun sebelumnya,” kata Tantan Heroika.

Komoditas penyumbang inflasi periode Maret 2018 di Pangkalpinang, yakni sawi hijau mempunyai andil 0,24, bayam 0,13, kangkung 0,11, angkutan udara 0,10, bawang merah 0,06. Lalu, kacang panjang 0,03, cabai rawit 0,02, beras 0,02, tahu mentah 0,02, dan bensin 0,01.

Selanjutnya, penyumbangan deflasi periode Maret 2018 di Pangkalpinang, yaitu ikan kerisi -0,17, ikan selar -0,09, ikan dencis -0,06, ayam hidup -0,06, ikan tenggiri -0,05. Lalu, ikan singkur -0,04, daun singkong -0,04, ikan kembung -0,02, ikan bulat -0,02, dan ikan tongkol -0,02.

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved