May Day, AJI Soroti Masalah Ketenagakerjaan dalam Tugas-tugas Jurnalistik

Sama halnya dengan kalangan pekerja lainnya, para pekerja media juga rentan mengalami berbagai

May Day, AJI Soroti Masalah Ketenagakerjaan dalam Tugas-tugas Jurnalistik
Surya malang
Ilustrasi 

AJI Kota Surakarta memperkirakan yang menjadi sebabnya antara lain kian mahalnya ongkos produksi media cetak dan perkasanya media sosial menjadi keniscayaan yang terhindarkan.

Namun, trerlepas dari hal itu, AJI meyakini jika para pekerja media harus dilindungi.

Para pekerja media harus dilindungi dari risiko masalah ketenagakerjaan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Karena itu, AJI Kota Surakarta mengimbau hal-hal berikut:

1. Mengajak para jurnalis dan pekerja media untuk membentuk serikat pekerja di masing-masing perusahaan media, atau membentuk serikat pekerja lintas media jika memungkinkan. Hal ini penting demi memperjuangkan hak-hak pekerja media, termasuk di masa-masa sulit.

2. Mengimbau perusahaan media untuk sebisa mungkin menghindarkan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak atas nama efisiensi, termasuk selama masa transisi bisnis media massa dari cetak ke digital.

3. Meminta perusahaan media untuk tetap memenuhi hak-hak pekerja, termasuk upah layak jurnalis, dan jaminan sosial bagi awak media.

4. Meminta Dewan Pers bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk aktif melindungi jurnalis dan pekerja media terkait pemenuhan hak-hak mereka.
(TribunWow/Dian Naren)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved