Setahun 50 Kali Kebanjiran, Begini Kisah Kampung Argentina yang Jadi Langganan Banjir

Demam Diego Armando Maradona yang berhasil membawa timnas Argentina menjuarai piala dunia 1988

Setahun 50 Kali Kebanjiran, Begini Kisah Kampung Argentina yang Jadi Langganan Banjir
TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS
Lumpur sisa banjir menggenangi Kampung Argentina, Kelurahan Ternate Tanjung pada Senin (30/4/2018) 

Daerah keliling kampung itu memang berada di dataran tinggi.

"Jadi air datang dari sungai dan dari pemukiman di atas," kata dia.

Setiap peristiwa buruk memiliki makna dalam hidup.

Demikian juga banjir di Kampung Argentina jadi semacam blessing disguise.

"Kami jadi pekerja keras, disiplin, tidak malas selalu hati hati, penuh perhitungan, kalau saja kami malas sudah lama kami mati," beber Rahmawati warga lainnya.

Dikatakannya banjir juga jadi perekat antar warga yang berbeda beda suku

"Ada kalanya datang bantuan dari warga non muslim, ini membuat kami haru," kata dia.

Rahmat warga lainnya menyatakan, kerja keras warga nampak dari beberapa rumah berlantai dua.

Warga bekerja keras untuk bisa membangun rumah tersebut.

"Supaya kalau banjir bisa diungsikan sejumlah barang barang di lantai dua.

Ditanya apakah hendak pindah, dirinya siap asalkan ada uang pengganti yang pantas.

Husain warga lainnya mengaku sibuk membersihkan rumahnya yang kemasukan air setinggi dada.

"Kerja yang lumayan sulit karena tak ada alkon, kami butuh bantuan alkon," kata dia.

Meski dalam keadaan sulit, ia tetap memaksa anaknya bersekolah.

Peralatan sekolah anak sengaja ia prioritaskan saat mengungsi.

"Segala kesulitan hidup jangan membuat kita menyerah," kata dia.

Editor: Evan
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved