Usai Belanja di Warung Tetangga, Istri Menangis dan Nyaris Pingsan di Depan Suami

Wanita bersuami ini tak menyangka sang pemilik warung menyeretnya ke kamar.

Usai Belanja di Warung Tetangga, Istri Menangis dan Nyaris Pingsan di Depan Suami
Capture Facebook

Karena korban terus berontak, tersangka langsung melemparkan korban ke kasur kemudian langsung menindih korban dan memaksanya untuk melakukan intim layaknya pasangan suami isteri.

Korban yang sudah kalut dan tidak dapat berbuat apa-apa karena ketakutan dan dibawah tekanan pelaku.

“Menurut pengakuan tersangka, ia lakukan itu bukan karena sedang terpengaruh apa-apa alias memang pada kondisi sadar atau normal. Padahal pelaku sudah memiliki isteri dan korban pun juga sudah bersuami,” imbuh Wahyu.

Usai melampiaskan hasrat bejatnya pelaku membebaskan korban. Setelah itu korban bergegas pulang ke rumahnya dan mendatangi suaminya seraya memohon maaf dan menangis terisak-isak hingga hampir pingsan.

Suaminya yang tidak mengerti dengan perilaku isterinya yang sudah menjadi korban pemerkosaan tetangganya tersebut jadi kebingungan.

Tidak berapa lama, datang seorang perempuan berinisial RY (32) yang kemudian menceritakan kepada suami korban bahwa isterinya telah menjadi korban perkosaan.

Tidak terima akan hal tersebut suami korban langsung melaporkan kasus itu ke Polres Seruyan.

“Tersangka pun kita tangkap tanpa perlawanan setelah sebelumnya diamankan oleh pihak keluarga korban,” terangnya.

Dari perkara itu, polisi setempat mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang dikenakan tersangka dan korban pada saat kejadian serta sprei atau sarung kasur milik tersangka.

“Kita mengamankan barang bukti berupa celana panjang jeans warna biru, baju kaos dalam warna hijau muda, sprei motif belang belang warna kuning dan merah, celana dalam warna hijau, baju lengan panjang dengan motif tengkorak warna hitam dan putih, celana panjang panjang motif bunga warna merah dan biru, celana pendek hotpants warna hitam dan BH warna biru muda,” ungkap Wahyu.

Saat ini tersangka sudah mendekam di jeruji besi Mapolres Seruyan guna menjalani proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya tersangka disangkakan Pasal 298 dan atau Pasal 285 KUH Pidana. “Tersangka terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara,” kata Wahyu.
#foto Dua orang anggota Satreskrim Polres Seruyan mengapit tersangka ( tengah).
#yunirusmini fb
Yuni Rusmini Yuni Rusmini

(bangkapos.com/Alza Munzi)

Penulis: Alza Munzi
Editor: Alza Munzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved