Lagi, Rocky Gerung Sindir Jokowi, 'Kalau Rakyat Bisa Beli, Ngapain Antre di Monas'

Karena, jika bisa beli, lantas kenapa mengantre di Monas. Rocky Gerung kemudian menyindir Presiden Jokowi yang pamer choppernya di...

Lagi, Rocky Gerung Sindir Jokowi, 'Kalau Rakyat Bisa Beli, Ngapain Antre di Monas'
Ist
Rocky Gerung 

Diberitakan sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut jika 2 anak yang tewas di Monas meninggal karena berdesak-desakan.

Baca: Ahmad Dhani Tak Mau Lagi Pakai Kaos #2019Gantipresiden, Maunya Lakukan Hal Ini Aja

Adinda Rizki, bersama dengan Mahesha Janaedi, harus kehilangan nyawa karena berdesak-desakan," kata Sandiaga, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (30/4/2018), dikutip Kompas.com.

Menurut hasil investigasi, mereka dikerahkan oleh pihak RW setempat untuk datang di acara tersebut.

Diketahui, Mahesa berusia 10 tahun, sedangkan Adinda berusia 12 tahun.

Sandiaga Uno pun mengaku akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini.

Baca: Jokowi Anjurkan Jual Racun Kalajengking Jika Ingin Cepat Kaya, Begini Cara Aman Memerah Racun

Acara bagi-bagi sembako di Monas itu digelar Forum Untukmu Indonesia.

Ratusan ribu massa hadir ke Monas sejak Sabtu pagi, untuk mengambil sembako dan makan gratis.

Baca: Mengejutkan, Lapas Ini Sediakan Bilik Cinta untuk Narapidana Berduit, Segini Harga Tarifnya, Wow!

Akibatnya, kawasan sekitar Monas menjadi macet, semrawut, dan kotor.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede menyatakan jika TNI dan polisi sampai kewalahan menanggani masa yang datang sejak pagi.

Baca: Banyak yang Tak Tahu, Palau Tetangga Indonesia, Kalimantan Ternyata Punya 4 Pemilik Negara Ini

Menurutnya, panitia tidak memperkirakan jumlah masa yang akan dihadirkan.

Pada pukul 11.15, massa yang masuk ternyata sangat banyak, sekitar 100 ribuan orang.

"Panitia tidak menjelaskan perkiraan jumlah massa yang akan dihadirkan dan ternyata pada jam 11.15 berdasarkan hasil pemantauan dari Monas, massa yang sudah masuk kurang lebih 100.000-an," ujar Mangara di Balai Kota, Senin (30/4/2018).

Baca: Makin Kinclong, Nia Ramadhani Dituduh Lakukan Ketok Magic di Amerika, Begini Jawaban Pedasnya!

Diketahui, ada 3 jenis sembako yang dibagikan.

Antrean yang terpisah disinyalir menjadi sebab kekacauan pembagaian.

Baca: Nia Ramadhani Lahap Makan di Pinggir Jalan, Ekspresi Suami Malah Melongo Tak Percaya, Ini Buktinya

"Sembakonya ada tiga macam, beras; minyak; mie instan; tapi pintu loket mengambil berbeda dan ini membuat ribet. Akhirnya saya, Kapolres, Dandim, dan Karoops sepakat memberhentikan sementara," imbuh Mangara.

Tak hanya kemacetan, Mangara juga menyebut banyak massa yang pingsan dan bahkan dilarikan ke rumah sakit akibat insiden ini. (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

Baca: 5 Artis Ini Rela Pindah Agama Setelah Menikah karena Cinta, Sayang No 4 dan 5 Harus Bercerai

Baca: Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Ini Manfaat Daun Kemangi Bagi Kesehatan

Editor: asmadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help