Masuk List Cagar Budaya, Makam Belanda DW Becking Dibiarkan Terbengkalai

Itu sudah teregister di kami, itulah kenapa gunanya ada Dinas Kebudayaan, yaitu agar cagar budaya yang

Masuk List Cagar Budaya, Makam Belanda DW Becking Dibiarkan Terbengkalai
Adinda Rizki Amanda
Makam DW Becking yang tidak terawat berada di Sungai Selan Kecamatan Sungaiselan Kabupaten Bangka Tengah yang berada di halaman belakang rumah nenek sulami 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Makam Belanda D.W. Becking sudah masuk dalam lis cagar budaya Pemkab Bangka Tengah.

Tetapi tidak lantas membuat adanya perkembangan dan pembangunan makam Belanda tersebut, kondisi makam masih terbengkalai dan tak terawat.

Makam Belanda yang berada di tengah tengah pemukiman penduduk Kelurahan Sungai selan ini, Bentuk makam berupa tugu berukuran 1x1x1 m.

Makam berada di atas dasar fondasi berukuran 1,95 x 1,95 m dengan ketinggian 0,5.

Pada salah satu sisi terdapat prastasi dari batu marmer berukuran tinggi 77 cm dan lebar 53 cm.

Kepala Disbudparpora Bateng, Zainal mengatakan secara lis makam belanda DW Becking memang sudah masuk ke dalam list cagar budaya Kabupaten Bangka Tengah, namun ia menyadari untuk pembugaran dan perbaikanya yang belum mereka lakukan.

"Itu sudah teregister di kami, itulah kenapa gunanya ada Dinas Kebudayaan, yaitu agar cagar budaya yang ada di data, karena itu aset kita,"jelas Zainal kepada wartawan, Rabu (2/5/2018).

Ia menambahkan bahwa, dalam menjaga dan membangum cagar budaya itu tidak cukup hanya biaya pemeliharaan tetapi pembugaran dan perbaikanya, yang saat ini menjadi kendala pihak Pemerintah daerah.

"Untuk penganggaran cagar budaya memang ada di beberapa tempat, itu juga sebenarnya perlu kerjasama dengan Pemerintah Desa, kalau cumam pemeliharaan tidak cukup tetapi juga pembugaran dan perbaikanya, nantilah akan saya cek lagi,"ujarnya.

Zainal yang baru menjabat Disbudparpora, mengatakan akan secara bertahan mengembangkan itu, menurutnya makam ini merupakam aset daerah sehingga perlu dijaga dan kembangkan kedepanya.

"Saya kan baru, nanti saya akan lihat, tidak mungkin kita biarkan, kita ada upaya itu untuk mengembangkan aset budaya itu nantinya,"ujarnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help