Padahal Nggak Tamat SD, Warga Mabet Ini Berhasil Ciptakan Acida, Alat Pencuci Lada

Warga Desa Mabet Kecamatan Bakam ini pada tahun 2017 lalu berhasil menciptakan mesin perajang umbi

Padahal Nggak Tamat SD, Warga Mabet Ini Berhasil Ciptakan Acida, Alat Pencuci Lada
Bangkapos/Nurhayati
Suripto bersama istri warga Desa Mabet saat menjelaskan mesin pencuci lada buatannya dihadapan Juri TTG provinsi, Rabu (2/5/2018) di Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Suripto pria yang hanya mengenyam pendidikan kelas tiga sekolah dasar ini kembali ikut berlaga di ajang kompetisi Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Kabupaten Bangka.

Warga Desa Mabet Kecamatan Bakam ini pada tahun 2017 lalu berhasil menciptakan mesin perajang umbi-umbian yang mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di ajang Lomba TTG tingkat nasional di Sulawesi Tengah.

Mesin perajang umbi-umbian ciptaannya berhasil masuk 10 besar TTG tingkat nasional.

Kali ini Suripto bersama Puji sang istri kembali berkompetisi di Lomba TTG tingkat Kabupaten Bangka dengan menciptakan mesin pencuci lada yang diberi nama Acida.

Diakui Suripto, mesin pencuci lada ini diciptakan untuk memudahkan para petani mencuci lada dimana sebelumnya para petai banyak mencuci lada di sungai-sungai.

Selain rentan pencurian, air sungai untuk rendaman lada juga terkadang kurang higienis.

"Lada yang telah direndam 10 hingga 15 hari dimasukkan ke tempat penyaringan kemudian disemprot air monitor untuk memisahkan biji lada kulit ari dan sekam agar lada keluar dari penyaringan sudah bersih tanpa kulit dan sekam," jelas Puji, istri Suripto saat memberikan presentasi mesin acida buatan suaminya, Rabu (2/5/2018) di Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka.

Menurutnya acida ini berkapasitas 115 kilogram per jam, dari lada basah hasil pencucian.

Diakui Puji alat yang diciptakan oleh suaminya ini sangat dibutuhkan para petani lada bahkan pelaku usaha pun berminat.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help