Wakapolri Akui Polisi Lalai Cegah Intimidasi Terhadap Susi Ferawati di Acara CFD

Wakapolri Komjen Syafruddin mengakui pihaknya lalai dalam mencegah intimidasi yang terjadi di car free day (CFD) Jakarta.

Wakapolri Akui Polisi Lalai Cegah Intimidasi Terhadap Susi Ferawati di Acara CFD
YouTube
Susi Ferawati saat menjadi korban intimidasi di acara Car Free Day(CFD) Jakarta, Minggu (29/4/2018). 

Menurut Daniel, PSI hadir untuk semangat anti intoleransi.

Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Daniel Tumiwa menyambangi redaksi Tribunnews.com di Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (27/3/2018). TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Daniel Tumiwa menyambangi redaksi Tribunnews.com di Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (27/3/2018). TRIBUNNEWS/DANY PERMANA (TRIBUN/DANY PERMANA)

“Tindakan #2019GantiPresiden adalah tindakan yang persis menggambarkan mengapa PSI hadir, untuk tidak membiarkan tindakan intoleransi yang ditunjukkan dengan tindakan teror,” kata Daniel Tumiwa.

Itu sebabnya, kata Daniel, PSI mengajak seluruh warga untuk mengumandangkan semangat #KitaTidakTakut yang sempat populer saat terjadinya ledakan bom di Sarinah beberapa waktu lalu.

Baca: Videonya Bikin Heboh, Mike Lewis Sebut Lucinta Luna Seorang Lady Boy

Dalam video yang beredar ibu yang memakai kaos #DiaSibukKerja itu diintimidasi oleh segerombolan pengguna kaos #2019GantiPresiden.

Sang anak terlihat ketakutan dan menangis.

Sang ibu lalu mengatakan kepada anaknya bahwa mereka tidak takut.

"Kita enggak takut nak, kita benar, kita gak akan pernah takut.”

Daniel mengingatkan, saat ledakan bom Mega Kuningan terjadi pada 2009, generasi muda Indonesia yang menolak intimidasi dan teror, memprakarsai lahirnya Amanat Bersama #IndonesiaUnite.

Baca: Major Mitchell Cockatoo, Burung Kakak Tua Raffi Ahmad Hadiah dari Nagita, Harganya Ratusan Juta

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved