Bupati Bangka Tengah ke Luar Negeri Disebut Tidak Ada Izin, Ini Bantahan Kabag Humas

Keberangkatan Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh ke Luar Negeri (LN) Jepang dibantah oleh Kabag Humas Pemkab Bateng tidak memiliki tujuan dan izin

Bupati Bangka Tengah ke Luar Negeri Disebut Tidak Ada Izin, Ini Bantahan Kabag Humas
Istimewa
Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh menunjukkan penghargaan Prestasi Kinerja Status Sangat Tinggi Bintang Dua dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun 2016 yang diraih Kabupaten Bangka Tengah dari Menteri Dalam Negeri Direktur Jenderal Otonomi Daerah. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Keberangkatan Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh ke Luar Negeri (LN) Jepang dibantah oleh Kabag Humas Pemkab Bateng tidak memiliki tujuan dan izin.

Dimana menurutnya tujuan Bupati ke Luar negeri untuk menghadiri undangan Pameran, Destinasi wisata Unggulan Kerajinan, Batik, Demo fashion Carnival, dan pentas seni Budaya Nusantara, yang dilaksanakan EO Kinarya Cipa Kreasi Jakarta yang bekerjasama dengan KBRI.

Bupati Bangka Tengah mendapatkan undangan langsung dari EO penyelenggara kegiatan Indonesia Week 2018 Nagoya ke 2.

Kabag Humas Pemkab Bateng Roy mengatakan kedatangan Bupati Bangka Tengah menghadiri pameran Destinasi Wisata Unggulan Kerajinan, Batik, Demo Fashion Carnival, dan Pentas Seni Budaya Nusantara untuk mempromosikan produk unggulan asal Bangka Tengah.

"Bangka Tengah mendapatkan undangan langsung dari EO penyelenggara, di Babel Kabupaten Bateng hanya di undang, beliau di undang memamerkan produk unggulan di Bangka Tengah di pamerkan disana. Harapannya dengan adanya pameran disana investor di Jepang mengunjugi ke Bangka Tengah, karena di Bateng ada tempat wisata kuliner dan fashion batik,"kata Kabag Humas Pemkab Bateng Roy kepada wartawan, Kamis (3/5/2018)

Selain itu Kabag Humas menegaskan kepergian Bupati telah mendapatkan izin dari Gubernur, Kemendagri dan Kementerian Sekretariat Negara.

Menurutnya Bupati berangkat pada 27 April sampai 1 Mei, selama lima hari, izinya berupa surat izin dari Gubernur tertanggal 15 Maret izin perjalanan dinas ke luar Negeri atas nama Ibnu Saleh.

Selain itu surat izin dari Kemendagri nomer 185.2/2979/ Otda Permohonan Paspor Dinas, Eksit Permit dan Rekomendasi visa tanggal 29 Maret 2018. H dan surat Kementrian Sekretariat Negara Republik indonesia, RI no B -1031/Kemensegnek/ses/LN.00/04/2018/ tertanggal 6 april 2018. Hal persetujuan perjalanan ke luar Negeri.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help