Disebut Minta Jatah Menteri ke Jokowi, Said Iqbal : Saya Tidak Pernah Minta

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI) Said Iqbal meluruskan pernyataan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang

Disebut Minta Jatah Menteri ke Jokowi, Said Iqbal : Saya Tidak Pernah Minta
DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal (DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com) 

BANGKAPOS.COM - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI) Said Iqbal meluruskan pernyataan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang yang mengkritik dirinya lantaran dinilai meminta jatah menteri ke Joko Widodo.

Said mengaku, tidak pernah meminta jatah menteri kepada Jokowi demi dukungan serikat buruh dalam pemilihan presiden 2019.

"Saya enggak pernah meminta ke Jokowi seperti itu," ujar Said saat dihubungi Kompas.com, Rabu (2/5/2018).

Ia menjelaskan, yang sebenarnya, KSPI mendekati semua tokoh yang potensial menjadi calon presiden di Pilpres 2019.

Antara lain, Prabowo Subianto, Rizal Ramli, Yusril Ihza Mahendra, Gatot Nurmantyo dan termasuk Joko Widodo.

Kepada mereka semua, KSPI meminta agar menteri yang membidangi persoalan buruh dijabat oleh orang dari KSPI.

"Tapi kan dengan Pak Jokowi, kami minta ketemu, tapi enggak ada respons ya, mungkin karena beliau itu presiden dan sibuk. Dengan Pak Jokowi sendiri kalau jadi bertemu, syarat mutlak kita adalah cabut PP 78 tentang Pengupahan, baru kita mau diskusi," papar Said.

Artinya, permintaan jatah menteri dari serikat buruh tidak spesifik ditujukan ke Jokowi saja, melainkan ke seluruh tokoh yang berpeluang maju dalam Pilpres 2019.

Namun, akhirnya KSPI menjatuhkan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk Pilpres 2019.

Sebab, menurut dia, hanya Prabowo yang mau menandatanganni 10 poin kontrak politik dengan kelompok buruh.

Halaman
12
Editor: Evan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved