Video

Beras Medium Sedikit, Bulog Jual Beras ke Pasaran

Beras kualitas medium di Pasar Pagi Kota Pangkalpinang belum banyak beredar, padahal beras merupakan alternatif pilihan bagi masyarakat

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Beras kualitas medium di Pasar Pagi Kota Pangkalpinang belum banyak beredar, padahal beras merupakan alternatif pilihan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan harga beras murah dengan harga tertinggi Rp 9.950. Sedangkan untuk harga beras premium tertinggi Rp 13.300/Kg.

Pantauan Bangka Pos di Pasar Pagi Pangkalpinang hanya ada beberapa beras medium seperti Arjuna, KTJ, Bunga dan Tiga Keong.

Plt Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Srie Agustina mengatakan masih sedikitnya beras medium di pasaran, perlu dilakukan penetrasi pasar dengan memasukkan beras bulog kualitas medium ke pasaran untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang.

"Kita lihat beras medium masih sedikit, Masyarakat Babel lebih banyak ke premium yang harganya Rp 12-13.300. Padahal ada beras murah yang medium itu yang bisa terjangkau masyarakat yang harganya cuma Rp 9.500 kg," katanya usai meninjau Pasar Pagi Pangkalpinang, Jum'at (4/5/2018).

Srie menyebutkan dengan melakukan penetrasi pasar menggunakan beras bulog dengan brand "Beras Kita" diharapkan beras murah bisa dijangkau masyarakat.

"Beras Bulog ini dibangun brand baru "Beras Kita, yang akan dimasukkan ke pasar-pasar ini tidak dalam bentuk curah tapi juga sudah dikemas seperti 5 dan 10 kg, dan harganya Rp 9500," katanya.

Srie menyebutkan ini bukan bagian dari operasi pasar, namun upaya untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan, sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan beras medium.

"Kalau Operasi Pasar harganya Rp. 8600 itu turun ke permukiman penduduk dengan penghasilan rendah. Kalau ini untuk stabilitas harga makanya Bulog turun karena beras mediumnya tidak banyak. Untuk stabilitas harga ini bulog sampai Desember nanti," katanya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help