Puluhan Tahun Hilang Nenek Jumanti Dikira Sudah Meninggal, Keluarga Gelar Selamatan, Ternyata

Jumanti alias Qibtiyah mendadak menjadi sosok "viral" karena ditemukan di Arab Saudi setelah hilang puluhan tahun.

Puluhan Tahun Hilang Nenek Jumanti Dikira Sudah Meninggal, Keluarga Gelar Selamatan, Ternyata
Surya/Erwin Wicaksono
Jumanti alias Qibtiyah 

BANGKAPOS.COM, JEMBER - Jumanti alias Qibtiyah mendadak menjadi sosok "viral" karena ditemukan di Arab Saudi sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) setelah hilang puluhan tahun.

Wanita berusia 74 tahun itu asal usulnya juga mengundang netizen untuk kepo mengenai keberadaan asalnya serta siapa keluarganya.

Surya.co.id menulusuri "jejak" asal nenek Qibtiyah di Jember dan akhirnya memastikan bahwa tempat asal domisili nenek Qibtiyah di sebuah dusun yang jauh dari pusat Kabupaten Jember, yakni Dusun Curah Sawah, Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember.

Baca: Nenek Jumanti Hilang Selama 30 Tahun, Kini Terima Gaji Rp 266 Juta dari Majikannya di Riyadh

Tetangga sekitar membenarkan bahwa Dusun Curah Sawah adalah tempat domisili yang pernah menjadi "saksi" Qibtiyah hidup di daerah tersebut.

"Udah lama, memang itu warga sini sekitar seingat saya 30 tahun lalu, udah hilang gak tau kemana, waktu itu saya masih bujang," terang Soleh ketika ditemui dirumahnya, Kamis (3/5/2018).

Soleh menyarankan untuk mendatangi rumah yang dulunya pernah ditinggali Qibtiyah dan kini ditempati anaknya nomer 3.

Kisah Qibtiyah akhirnya terkuak lewat Haji Tohari, adik ipar Qibtiyah.

Namun, pria tersebut mempersilakan Surya.co.id untuk wawancara dengan Saiful Hadi, anak pertama Qibtiyah.

Baca: Pelakor Banting Pintu Saat Tahu Istri Sah Bawa Anaknya Datang Gerebek Suami di Kosan

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved