Seluruh Pengguna Twitter Tiba-tiba Diminta Ganti

Secara mendadak, pagi ini, Twitter mengimbau seluruh penggunanya di seluruh dunia yang berjumlah 330 juta untuk mengganti password

Seluruh Pengguna Twitter Tiba-tiba Diminta Ganti
Kontan
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM  — Secara mendadak, pagi ini, Twitter mengimbau seluruh penggunanya di seluruh dunia yang berjumlah 330 juta untuk mengganti password.

Sebab, sistem penyimpanan password di Twitter sempat tak berfungsi sebagaimana mestinya lantaran sebuah bug.

“Saat Anda menyetel password untuk akun Twitter, kami memakai teknologi untuk menyamarkannya sehingga tidak bisa dilihat oleh siapa pun di lingkup internal perusahaan,” ujar CTO Twitter Parag Agrawal dalam sebuah posting blog resmi Twitter.

“Kami belakangan menemukan bahwa ada bug (celah keamanan) yang menyebabkan password disimpan tanpa disamarkan,” lanjut Agrawal.

Menurut dia, Twitter menggunakan hashing bcryp yang menjadi standar industri untuk menyamarkan password, di mana karakter-karakter password diganti dengan angka dan huruf acak di sistem Twitter.

Baca: Sudah Tajir Melintir, Ternyata Inul Daratista Masih Sedih Ada Cita-cita yang Belum Terwujud

Sepanjang 2017 Nah, karena ada bug, password malah ditulis di log internal dalam bentuk teks utuh apa adanya (plain text), yang gampang dibaca sebelum proses hashing selesai.

Agrawal mengatakan, bug ini ditemukan sendiri oleh pihak Twitter dan telah diperbaiki.

Langkah-langkah antisipasi diterapkan untuk mecegah masalah serupa timbul kembali.

Twitter mengatakan tak menemukan indikasi bahwa password para pengguna yang berbentuk plain text itu pernah disalahgunakan oleh siapa pun, atau dibawa ke luar dari sistem Twitter.

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved