Leisure Bangka Belitung

Gubernur Janjikan Perang Ketupat Tempilang Tahun Depan Akan Dihadiri Artis Kondang

Terus tingkatkankan kualitas event provinsi juga nasional ini, jaga kebersihannya, tahun depan saya janji

Gubernur Janjikan Perang Ketupat Tempilang Tahun Depan Akan Dihadiri Artis Kondang
Ist
Wakil Bupati Bangka Barat Markus bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung H. Erzaldi Rosman Djohan dan Melati Erzaldi saat menghadiri perang ketupat di Tempilang, Minggu (6/5) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung berjanji kepada masyarakat Tempilang akan mendatangkan H. Roma Irama dalam event tahunan perang ketupat, Minggu (6/5).

Tentunya mendatangkan artis kondang ini tidak mudah, gubernur memberi tantangan agar masyarakat Tempilang menjaga keamanan, ketertiban hingga kerapian dalam acara ini.

"Terus tingkatkankan kualitas event provinsi juga nasional ini, jaga kebersihannya, tahun depan saya janji mendatangkan Roma Irama jika keamanannya terjaga," sebut Erzaldi.

Gubernur Babel tidak hanya datang sendiri, ada juga Melati Erzaldi, wakil Bupati Bangka Barat Markus, sekda, camat serta tamu dan undangan lainnya.

Markus, wakil Bupati menyampaikan Bangka memiliki 40 lebih event adat dan merupakan terbanyak di kepulauan Bangka Belitung.

Pemda memberikan apresiasi dan dukungan terhadap adat istiadat seperti perang ketupat, dengan memberikan bantuan dalam pelaksanaannya.

"Harapan saya agar perang ketupat terus dilestarikan, sehingga bisa menarik minat wisatawan. Event ini sudah masuk kalender wisata provinsi dan nasional," ujarnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Barat Yunan Hilmi menyampaikan kegiatan perang ketupat sebagai penggalian seni budaya dalam rangka menjaga keutuhan bangsa serta mempererat tali silaturrahmi.

Tujuannya agar masyarakat dapat memahami dan mengerti tentangacara ritual pesta adat perang ketupat dan sedekah ruah.

"Perang ketupat merupakan nilai budaya masyarakat Tempilang, salah satu khasanah yang perlu dikembangkan, bina dan dilestarikan. Bila perlu dikemas dengan unik, menarik dan kreatif sehingga bisa dijual untuk menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara," ungkap Yunan.(*)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved