Bupati Bangka Barat Hadiri Sarasehan “Roem-royen Statement Memories”

Prof. Meutia Hatta menghadiri sarasehan “Dari Muntok untuk Indonesia Roem-Royen Statement Memories" di Muntok.

Bupati Bangka Barat Hadiri Sarasehan “Roem-royen Statement Memories”
Istimewa
Prof. Meutia Hatta menghadiri sarasehan “Dari Muntok untuk Indonesia Roem-Royen Statement Memories" di Muntok. 

MUNTOK - Bertempat di Museum Timah Muntok, Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, MM menghadiri sarasehan pelestarian nilai sejarah tahun 2018 “Dari Muntok untuk Indonesia Roem-Royen Statement Memories pada Sabtu (5/5).

Kegiatan dilaksanakan Pemkab Bangka Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, PT Timah Tbk, dan Museum Timah Muntok.

Dalam sambutannya, Bupati Parhan menyampaikan harapannya agar di tahun mendatang generasi muda dapat memberikan yang lebih baik untuk pembangunan Indonesia.

“Bangka tidak hanya menjadi tempat pengasingan tapi merupakan jalur diplomasi bagi kemerdekaan Indonesia. Maka dari itu, jangan lupakan sejarah,” tegasnya.

Sarasehan juga dihadiri oleh Prof Meutia Hatta, Sekda Bangka Barat, Direktur PT Timah, Forkopimda Kabupaten Bangka Barat, Sekda dan Kepala OPD Provinsi Bangka Belitung dan Kabuapten/Kota se-Bangka Belitung, civitas akademika dari perguruan tinggi di sumatera, Tokoh masyarakat, tokoh pemuda, di Kabupaten Bangka Barat.

Ketua pelaksana kegiatan, Suwito menjelaskan sarasehan sejarah Roem Royen Statement Memories merupakan salah satu acara dari beberapa rangkaian kegiatan Pelestarian Nilai Sejarah tahun 2018, di antaranya pameran foto sejarah, lomba fotografi, bedah buku, lomba berkomentar, lomba menggambar tokoh dan lomba napak tilas.

babar
 (Istimewa)

Sarasehan ini bertujuan untuk menggali keka­yaan sejarah, melestarikan nilai sejarah yang terkandung dalam peristiwa sejarah yang pernah terjadi di Muntok, dan menambah wawasan dan semangat kecintaan bagi generasi muda terhadap bangsa dan negara.

Sarasehan diisi dengan paparan yang disampaikan oleh empat narasumber diantaranya Prof. Hj. Meutia Farida Hatta Swasono (akademisi dan putri pertama Drs. Moh. Hatta), Nur Hassan Wirajuda ( Menteri Luar Negeri RI periode 2001-2009), Dr. Rushdy Hussein (sejarahwan diplomasi RI), dan Prof. Hamid Hasan (guru besar sejarah UPI Bandung). Dan bertindak sebagai moderator paparan tersebut adalah Sekda Provinsi Kep. Bangka Belitung, Dr. Yan Megawandi.

Turut juga hadir sebagai undangan cucu Mohamad Roem, yaitu Dirut LKBN Antara, Meidya­tama Suryadi­ningrat. (Advertorial/KHP/ wahyu)

Sejumlah Profesor Kunjungi Muntok

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved