Istana Pastikan SP3 Kasus Rizieq Shihab Bukan karena Jokowi Bertemu Alumni 212

Dihentikannya kasus Rizieq juga bukan karena pertemuan Jokowi dengan ulama alumni 212.

Istana Pastikan SP3 Kasus Rizieq Shihab Bukan karena Jokowi Bertemu Alumni 212
TRIBUN JABAR
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Pihak Istana Kepresidenan memastikan, dihentikannya kasus dugaan pencemaran nama baik dan penistaan Pancasila yang menjerat Rizieq Shihab bukanlah intervensi Presiden Joko Widodo.

Dihentikannya kasus Rizieq juga bukan karena pertemuan Jokowi dengan ulama alumni 212.

Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo mengaku sudah mendapat keterangan dari Kapolda Jabar mengenai dihentikannya kasus Rizieq Shihab.

Baca: Ini Alasan Polda Jabar Hentikan Kasus Penistaan Pancasila oleh Rizieq Shihab

Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus Rizieq, kata dia, dikeluarkan pada tanggal 18 Februari 2018.

"SP3 ini dikeluarkan setelah penyidik Polri melakukan gelar perkara yang menghadirkan beberapa ahli di antaranya ahli bahasa," kata Johan kepada Kompas.com, Minggu (6/5/2018) malam.

Sedangkan, pertemuan Presiden dengan Alumni 212 dilakukan pada 29 April di Istana Bogor.

Johan mengakui ada permintaan dari Alumni 212 agar Jokowi mengintervensi kasus yang menjerat Rizieq dan sejumlah ulama dan aktivis penggerak dan peserta demonstrasi 2 Desember.

Baca: Merdunya Suara Polwan Bripda Nindya, Curi Perhatian Netizen Kala Berduet dengan Judika

Alumni 212 menilai, kasus yang menjerat rekan-rekannya tersebut adalah sebuah kriminalisasi. Namun, Jokowi menolak permintaan itu.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved