Disperindag Babel Sergap Gudang Elpiji di Sungailiat Diduga Palsu dan Oplos

Ketika digerebek tidak ada aktifitas pengoplosan. Yang jelas di dalam gudang itu ada sekitar 400 tabung gas ukuran 12 kg

Disperindag Babel Sergap Gudang Elpiji di Sungailiat Diduga Palsu dan Oplos
Bangkapos/ferylaskari
Barang bukti yang diserahkan oleh Pihak Disperindag Babel ke Polres Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Sebuah toko dan gudang gas elpiji di kawasan Simpang Samratulangi Kudai Sungailiat Bangka, digerebek petugas.

Tim Dinas Perdagangan dan Perindustrian Babel sengaja datang dari Pangkalpinang ke Sungailiat, Selasa (8/5/2018), terkait adanya pengaduan masyarakat yang menduga terjadi pemalsuan merek dan pengoplosan elpiji di tempat ini.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Propinsi Babel diwakili Kabid Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian, Rinaldikepada Bangka Pos Groups di Sungailiat, Selasa (8/5/2018) petang mengakuinya.

"Berdasarkan laporan masyarakat, melalui pesan WA, awalnya itu jelas dimana titik operasi penjualan ini. Dan juga kita dikasih tahu lokasi gudang milik AS (inisial) melalui google map, kita telusuri dari pagi akhirnya ketemu di Kudai Jl Samratulangi," kata Rinaldi.

Pertama ditemukan, toko milik AS di kawasan persimpangan yang dimaksud. Tim Disperindag Babel langsung turun menemui penjaga tokoh dan juga pemiliknya.

"Pada saat kita ke tokonya di Simpang Jl Samratulangi, di tokonya ada pemasangan merek BMJA, punya (pengusaha gas) Menkiong Bangka Barat," kata Rinaldi.

Bahkan pada tutup kepala tabung tertera merek yang dimaksud. Namun setelah ditelusuri, diduga terjadi pemalsuan merek.

"Karena kalau yang resmi (BMJA) benar di gilpan ada barcode dan hologram. Tapi disini kita temukan tidak seperti itu, maka ini jelas diduga pemalsuan merek," katanya.

Selain diduga terjadi pemalsuan merek, Tim Disperindag Babel juga menduga, pemilik gudang atau toko melakukan pengoplosan gas elpiji tabung 3 Kg ke tabung 12 Kg.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved