Mengejutkan, Ternyata Pengangguran Paling Banyak di Perkotaan

Usaha pemerintah menurunkan angka pengangguran mulai membuahkan hasil.

Mengejutkan, Ternyata Pengangguran Paling Banyak di Perkotaan
bangkapos.com/Dedy Qurniawan
Pencari kerja sedang melihat-lihat lowongan yang tersedia di Mini Job Fair yang diselenggarakan di SMK Pariwisata Mitra Nusa Bakti, Kecamatan Manggar, Beltim, Senin (20/3/2017) 

BANGKAPOS.COM - Usaha pemerintah menurunkan angka pengangguran mulai membuahkan hasil.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) Februari 2018 hanya 5,13%, turun dari bulan Februari 2017 yang sebesar 5,33%.

Dari angka itu, sebanyak 6,87 juta penduduk masih menganggur. Jumlah itu turun dari sebelumnya 7,01 juta orang.

Sedangkan jumlah angkatan kerja naik menjadi 133,94 juta orang, dari sebelumnya 131,55 juta orang.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, penurunan angka pengangguran menjadi kabar menggembirakan.

Namun masih ada catatan, yaitu, "Tingkat pengangguran di kota jauh lebih tinggi dari tingkat pengangguran di desa," katanya, Senin (7/5).

Berdasarkan data BPS, pengangguran di perkotaan pada Februari 2018 mencapai 6,34%, sementara pengangguran di desa hanya 3,72%.

Keduanya turun dari kondisi Februari 2017 yang masing-masing sebesar 6,5% dan 4%.

Baca: Suami Tersandung Kasus, Mulan Jameela Disebut Hamil Lagi, Benarkah?

Selain catatan itu, pemerintah juga punya pekerjaan rumah yang besar terkait tingkat pendidikan tenaga kerja.

Sebab, tingkat pengangguran terbuka (TPT) tertinggi menurut pendidikannya, berasal dari penduduk dengan jenjang pendidikan terakhir Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sebesar 8,92%.

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved