Yan Ajak Masyarakat Gaungkan 2 Usulan Pahlawan Nasional

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sudah menyampaikan berkas administrasi pengajuan Hanandjoeddin dan Depati Amir

Yan Ajak Masyarakat Gaungkan 2 Usulan Pahlawan Nasional
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Rapat usulan calon pahlawan Nasional di Ruang Rapat Tanjung Pesona, Selasa (8/5/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sudah menyampaikan berkas administrasi pengajuan Hanandjoeddin dan Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional ke Kementerian Sosial.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi mengatakan berkas administrasi telah diserahkan pada 27 April lalu, saat ini sembari menunggu tim hasil verifikasi dari tim pusat dan Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) gaung dua pahlawan yang diajukan ini harus terus diviralkan.

"Administrasi sudah kita serahkan, saya juga mendapat tugas dari Pak Gubernur untuk ke NTT bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, agar Depati Amir ini juga turut didukung dan diusulkan dua Provinsi, karena setelah di Bangka Perjuangannya di NTT, dan mereka menyambut baik, kita sedang menunggu jadwal audiensi dengan Mensos bersama Gubernur Babel dan tokoh masyarakat juga Gubernur NTT dan tokoh masyarakatnya," kata Yan dalam rapat usulan calon pahlawan Nasional di Ruang Rapat Tanjung Pesona, Selasa (8/5/2018).

Yan menyebutkan, tim akan pusat akan melakukan verifikasi. Sembari hasil verifikasi TP2GP dan penetapan oleh Presiden RI, dirinya meminta perlu dilakukan gaung-gaung dukungan dari masyarakat.

"Kita masih punya waktu 6 bulan, karena biasanya diumumkan itu pada 10 November. 6 bulan ini harus kita gunakan untuk terus menggaungkan dan kembali menyampaikan perjuangan dua pahlawan yang kita usulkan, karena jangan sampai tim verifikasi dan bertanya banyak masyarakat kita tidak tau perjuangannya," katanya.

Oleh karena itu, dirinya meminta TP2GD Babel untuk menjaga informasi uforia pengusulan ini, dan semua orang tau. Ini harus dikemas sehingga upaya yang sudah kita lakukan ini membuahkan hasil.

"Kita harus mengkampanyekan dua sosok pahlawan ini dan bahan kampanye dan cara kampanye ini yang harus kita pikirkan bersama, misalnya dengan para pelajar, atau wisatawan yang datang ke bandara tau siapa dibalik nama Bandara itu, selain itu juga harus memanfaatkan media sosial, lokal, dan nasional untuk terus menggaungkan ini," kata Yan.

Penulis: krisyanidayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved