Ini Fakta-fakta Tewasnya Anggota Intel di Dalam Mobil, Diduga Bunuh Diri Hirup Asap Knalpot

Anggota Intelkam Polres Kutai Timur, Bripda David Ian Wardana (28), ditemukan tewas di dalam mobil.

Ini Fakta-fakta Tewasnya Anggota Intel di Dalam Mobil, Diduga Bunuh Diri Hirup Asap Knalpot
Tribunnews.com
Bripda David tewas di dalam mobil. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Anggota Intelijen Keamanan (Intelkam) Polres Kutai Timur, Bripda David Ian Wardana (28), ditemukan tewas di dalam mobil Honda Accord hitam B 8416 GS.

DIW ditemukan tewas di Jalan Kampung Utan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (7/5/2018).

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, DIW ditemukan tewas di jok depan dengan mesin menyala dan semua jendela tertutup.

//

Dari pemeriksaan sementara, David atau polisi bunuh diri ini diduga tewas karena keracunan asap.

"Korban meninggal dunia diduga karena keracunan menghirup asap knalpot mobil," ujar Indra, Selasa (8/5/2018) seperti dikutip Kompas.com.

 

Baca: Video Detik-detik Kerusuhan Pecah di Mako Brimob, Ahok Bakal Pindah ke Rutan Lain?

Tidak ditemukan bekas penganiayaan di tubuh DIW. Kasus tersebut masih ditangani Polsek Pasar Minggu.

//

"Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya luka-luka akibat tindak kekerasan maupun penganiayaan. Sekitar pukul 16.35, korban dibawa ke RS Kramat Jati," katanya.

Kronologi Kematian Bripda David Ian Wardana

Seperti diberitakan Wartakotalive.com,  kematian Bripda David Ian Wardana (28) di dalam mobil masih menjadi misteri.

Ia diduga mengakhiri hidupnya dengan cara menyambungkan selang dari ujung knalpot ke dalam mobil.

Ia menyalakan mobil itu sambil duduk diam di jok kemudi.

 

Baca: Pria Ini Disebut Hebat Jika Bisa Menghamili Lucinta Luna, Sosoknya Bikin Netizen Penasaran

Tak lama kemudian, asap yang memenuhi mobil membuatnya meninggal.

Usai mendapat laporan adanya peristiwa itu, sejumlah petugas dari Polsek Pasar Minggu datang ke lokasi dan melalukan olah Tempat Kejadian Perkara.

Saat ditemukan, kondisi David sudah meninggal dunia di dalam mobil Honda Accord warna hitam nopol B 8416 GS dengan posisi duduk di bangku sopir.

Ia mengenakan kaos hitam dan celana jeans biru.

"Di dalam mobil kami juga temukan gunting, lakban dan selang air sepanjang sekitar tiga meter. Selang tersebut dipasang di knalpot kemudian ujungnya dimasukkan ke dalam mobil sehingga asap kendaraan masuk ke mobil semua," kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar, Selasa (8/5/2018).

 

Baca: Video Ini Jadi Bukti Ayu Ting Ting Masih Sulit Melupakan Kebersamaan dengan Shaheer Sheikh

Polisi kemudian memeriksa kamar kos yang ditempati David.

Petugas menemukan beberapa dokumen di antaranya surat keterangan pindah dari jalan Bahayangkara No 1 RT 04 Kelurahan Teluk Lingga, Sangatta Utara, Kutai Timur, Kaltim ke alamat Jalan Trunojoyo no. 3 RT 002 RW 01 kebayoran Baru.

Diketahui, David memang belum lama dipindahkan tugas dari Polres Kutai Timur ke Mabes Polri.

Selain itu, ditemukan pula surat pernyataan hutang piutang antara korban dengan rekan korban atas nama RH.

Utang itu sebesar Rp 2.000.000 dan akan dibayar dicicil sebanyak 3 kali sebesar Rp 670.000 selama 3 bulan.

 

Baca: Trik Membaca Pesan WhatsApp tanpa Harus Membukanya, Status Pun Tak Bakal Ketahuan

"Dari keterangan pemilik rumah kos, Suwartini, David mulai tinggal di sana dari sejak 29 april 2018 sekitar pukul 15.00. Saat itu kepada pemilik kos Davin mengaku bekerja di Mabes Polri setelah sebelumnya bertugas di Kalimantan Timur," ungkap Kombes Indra.

Sekitar pukul 16.35 WIB jenazah David dibawa ke Rs Polri Kramat Jati dengan ambulan.

Kejadian tersebut ditangani Reskrim Polsek Pasarminggu.

Ada selang dari knalpot

Kombes Indra mengatakan, korban ditemukan meninggal di dalam mobil yang diparkir di rumah kos yang ditempatinya di Kampung Utan, Gang Abah RT 05 RW 05 No.41, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan Senin siang sekitar 13.30.

Korban pertama kali ditemukan oleh saksi Suhendra, yang saat itu baru selesai berbelanja.

"Mobilnya masih dalam keadaan menyala, kemudian dicek oleh saksi ternyata ada korban di dalam mobil dalam posisi bersandar ke jok," kata Kapolres.

Dugaan bunuh diri begitu kental karena dalam pemeriksaan yang dilakukan, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

"Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya luka luka akibat tindak kekerasan maupun penganiayaan. Korban meninggal dunia diduga karena keracunan menghirup asap knalpot mobil," kata Kombes Indra.

Saat pulang dari berbelanja, Suhendar, yang bekerja di rumah kos yang ditempati Bripda David pada Senin (7/5/2018) siang diminta pemilik kos Suwartini (75) untuk mengecek mobil David yang terus menyala di halaman rumah kos.

 

Baca: Gadis Cantik Ini Sempat Berlarian Minta Tolong dengan Tubuh Terbakar, 20 Menit Api Baru Padam

"Saya melihat Mas David di jok depan tapi dalam posisi tidur dan mesin mobil masih menyala," katanya, Selasa (8/5).

Suhendar berusaha membangunkan David dengan cara menggedor pintu, namun tidak ada respon. Ia kemudian menemukan pintu belakang mobil yang tidak terkunci dan ia masuk melalui pintu itu.

"Posisinya sudah tidak bernafas, sandaran. Dibangunin nggak bangun-bangun. Lalu saya matikan mesin mobil dulu," katanya.

Suhendar merasakan pengap luar biasa saat berada di dalam mobil, akibat asap knalpot yang sudah memenuhi bagian dalam mobil. Saat mengamati sekitar, Suhendra melihat ada selang air di dalam mobil. Ia pun menelusuri selang itu.

Pada ujung selang pertama diikat dari knalpot mobil dan ujung selang berikutnya dimasukan kedalam mobil melalui pintu belakang sebelah kanan.

Adanya selang itu, diduga korban sengaja mengakhiri hidupnya.

 

Baca: Bukunya Mendunia, Strategi Perang Gerilya Jenderal AH Nasution Jadi Acuan Vietnam Hancurkan Amerika

Ia lalu memberitahukan kejadian itu kepada pemilik kos selanjutnya melaporkannya ke Mapolsek Pasar Minggu.

Saksi lainnya, penghuni rumah itu, Irman Hadi (39) mengatakan, ia sempat berbincang beberapa jam sebelum Davin ditemukan meninggal.

Ia pun sempat keheranan saat David menanyakan kepadanya toko yang menjual selang air.

"Pagi sekitar pukul 10.30 dia nanya ke saya lokasi toko material. Saya bertanya untuk apa, kemudian dijawab dia ingin membeli selang. Saya sih nggak nanya lagi selangnya mau buat apa. Sesudah itu saya pergi dengan istri saya dan siangnya dapat telepon dia sudah meninggal di dalam mobil," kata Irman

Baru sepekan tinggal di sana, tidak banyak yang tahu seluk beluk David dan masalah apa saja yang dihadapinya.

Pemilik kos juga sebelumnya tidak melihat gelagat aneh dari sosok David. (*)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Kronologi Bunuh Diri Anggota Intel Bripda David di Dalam Mobil Honda Accord

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Anggota Intelijen Polisi Tewas di Bunuh Diri di dalam Mobil, Ada Dokumen Utang di Kamar Korban, http://wow.tribunnews.com/2018/05/09/anggota-intelijen-polisi-tewas-di-bunuh-diri-di-dalam-mobil-ada-dokumen-utang-di-kamar-korban?page=all.

Editor: fitriadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help