'Ratu Prostitusi' Keyko Kembali Tertangkap, Banyak Pejabat Langganannya Minta Dibebaskan

Ketika ditangkap Keyko mengaku memiliki 2.000 lebih pelacur alias pekerja seks komersial (PSK) yang tersebar

'Ratu Prostitusi' Keyko Kembali Tertangkap, Banyak Pejabat Langganannya Minta Dibebaskan
Surya
Wadirreskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara (kanan) saat berdialog dengan Keyko, pelaku prostitusi online di Kantor Humas Polda Jatim, Rabu (9/5/2018). ?? 

BANGKAPOS.COM-- Yunita, nama aslinya, nama pasarannya Keyko atau Keiko.

Perempuan yang saat ditangkap pada 2012 lalu berumur 34 tahun memimpin jaringan prostitusi di berbagai kota di Pulau Jawa dan Kalimantan.

Kliennya tersebar di sejumlah kota.

Ketika ditangkap Keyko mengaku memiliki 2.000 lebih pelacur alias pekerja seks komersial (PSK) yang tersebar di berbagai kota: mulai Surabaya, Malang, Semarang, Jakarta, Bandung, hingga Banjarmasin.

Baca: Segini Tarif Model dan Gadis Cantik yang Ditawarkan Ratu Prostitusi Keyko

Tahun 2013 lalu, Keiko keluar dari penjara, namun tidak kapok, dan kembali ditangkap polisi.

Dia kembali melakukan perdagangan manusia (trafficking) secara online dan diungkap Polda Jatim.

Subdit V/Siber Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar sepak terjang Keiko dan menangkapnya, 7 Mei 2018.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menjelaskan, wanita asal Denpasar Bali ini menyediakan jasa layanan PSK melalui media elektronik.

"Pelaku menawarkan wanita-wanita cantk dan model ke pelanggan. Dia menawarkan perempuan melalui media sosial WhatsApp (WA) dengan mengirimkan foto-foto ke para pelanggan," sebut Barung di Mapolda Jatim, Rabu (9/5/2018).

Dulu, dalam mengoperasikan jaringan prostitusi, Keyko dibantu 50 germo.
Para germo ini siang-malam siap menyuplai para perempuan panggilan.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved