4 Dampak Buruk Terlalu Sering Konsumsi Daging, Napas Bau hingga Berisiko Kena Kanker

WHO menyatakan bahwa orang yang kebanyakan makan daging (daging sapi, ayam, unggas, ikan), lebih berisiko terkena kanker.

4 Dampak Buruk Terlalu Sering Konsumsi Daging, Napas Bau hingga Berisiko Kena Kanker
Shutterstock
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Daging memang santapan yang enak dan mengenyangkan di perut.

Tapi makan daging berlebih juga dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius.

Lalu, apa saja dampak yang timbul jika makan daging berlebihan?

Organisasi Kesehatan Dunia WHO telah menyatakan bahwa orang yang kebanyakan makan daging (daging sapi, ayam, unggas, ikan), lebih berisiko terkena kanker.

Baca: 10 Jenis Sayuran Ini Bisa Atasi Kolesterol Jahat di Tubuh Kita

Daging mengandung protein hewani, lemak jenuh, dan dalam beberapa kasus terdapat senyawa karsinogenik seperti amina heterosiklik (HCA) dan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH).

Senyawa berbahaya tersebut, terbentuk selama pengolahan atau pemasakan daging.

HCA contohnya, terbentuk saat daging dimasak pada suhu tinggi.

Sedangkan PAH terbentuk saat pembakaran zat organik pada daging.

Keduanya diyakini dapat meningkatkan risiko kanker.

Selain itu, kandungan lemak daging dapat  meningkatkan produksi hormon, sehingga meningkatkan risiko kanker terkait hormon seperti kanker payudara dan kanker prostat.

Baca: Cegukan, Lemah hingga Kepribadian Berubah, Inilah 8 Tanda-tanda Seseorang Sebelum Kena Stroke

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help