DPRD Pangkalpinang Sampaikan Hasil Reses ke Pemkot

DPRD Kota Pangkalpinang menggelar sidang Paripurna Kedelapan dalam rangka menyampaikan hasil reses anggota DPRD Kota Pangkalpinang di seluruh dapil.

DPRD Pangkalpinang Sampaikan Hasil Reses ke Pemkot
Bangka Pos / Edwardi
DPRD Kota Pangkalpinang menggelar sidang Paripurna Kedelapan Masa Persidangan II Tahun 2018 dengan acara Penyampaian Laporan Hasil Reses Anggota DPRD Kota Pangkalpinang Masa Persidangan II Tahun 2018 di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Pangkalpinang, Jumat (11/05/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- DPRD Kota Pangkalpinang menggelar  sidang Paripurna Kedelapan Masa Persidangan II Tahun 2018 dengan acara Penyampaian Laporan Hasil Reses Anggota DPRD Kota Pangkalpinang Masa Persidangan II Tahun 2018 di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Pangkalpinang, Jumat (11/05/2018).

Sidang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Pangkalpinang DM Amir Gandhi dihadiri Pjs Walikota Pangkalpinang, Dr Asyraf Suryadin, Setdako Pangkalpinang Radmida Dawam dan beberapa kepala OPD dan undangan lainnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Pangkalpinang DM Amir Gandhi mengatakan sidang Paripurna ini digelar dalam rangka menyampaikan hasil reses anggota DPRD Kota Pangkalpinang di seluruh dapil.

"Jadi Laporan hasil reses ini kita serahkan kepada Pemkot Pangkalpinang secara formal melalui rapat Paripurna sehingga derajat hasil reses ini bisa lebih dihargai dan berwibawa sehingga diharapkan bisa diakomodir dalam dokumen RKPD Daerah tahun anggaran 2019," kata Gandhi, sapaan akrabnya.

Menurutnya beberapa aspirasi masyarakat yang disampaikan saat reses itu bisa juga diakomodir di APBD Perubahan 2018 nanti programnya bisa disesuaikan anggarannya.

"Kita di Pangkalpinang ini problemnya di anggaran saja, ada atau tidak keinginan itu untuk dijadikan program prioritas. Dari hasil reses itu rata-rata keluhan masyarakat untuk segera diatasi itu sebenarnya program-program berbiaya murah, ada atau tidak kemauan pemerintah untuk memperbaiki, seperti masalah lampu jalan. sampah dan lainnya," ujarnya..

Menurutnya keluhan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat itu merupakan hal ini yang lazim terjadi di kota yang sedang tumbuh menjadi modern, mudah-mudahan bisa diakomodir di APBD Perubahan 2018 dan anggaran APBD 2019.(*)

Penulis: edwardi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help