Dukcapil Pangkalpinang Siapkan Program Semedi

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Pangkalpinang, Armada mengakui adanya surat dari Menteri Dalam Negeri

Dukcapil Pangkalpinang Siapkan Program Semedi
Bangka Pos/Edwardi
Pelayanan dokumen kependudukan di Kantor Dukcapil Kota Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Pangkalpinang, Armada mengakui adanya surat dari Menteri Dalam Negeri yang meminta pelayanan pembuatan dokumen kependudukan bisa diselesaikan dalam satu jam.

Selain itu ada beberapa perubahan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dokumen kependudukan.

"Pertama yakni pelayanan terintegrasi, maksudnya warga yang mendaftarkan untuk membuat satu dokumen namun dapatnya tiga dokumen, misalnya membuat akte kelahiran maka dapatnya bukan hanya akte kelahiran saja tapi dapat KK (Kartu Keluarga) yang baru dan KIA (Kartu Identitas Anak) atau three in one," kata Armada yang ditemui, Jumat (11/5/2018) di kantornya.

Ditambahkannya, ada lagi yang membuat akte pernikahan nanti akan dapat dua akte nikah, KTP dapat dua, KK yang baru.

Untuk masalah kecepatan layanan saat ini sedang disiapkan program Semedi atau Sejam Mesti Jadi.

"Kita lagi persiapan untuk pendataan personilnya. Untuk saat ini pelayanan pembuatan KTP, KK dan dokumen kependudukan lainnya paling cepat membutuhkan waktu 4 jam, ke depan kita sedang mempersiapkan program satu jam atau Semedi," ujarnya.

Diakuinya untuk melaksanakan program Semedi itu membutuhkan peralatan dan sarana lainnya, sementara saat ini Pemkot Pangkalpinang sedang kekurangan anggaran, terjadi pemangkasan anggaran dimana-mana tapi program Semedi ini tetap akan dicoba.

"Yang penting niat sudah ada dan sudah kita persiapkan orang-orangnya. Nanti akan kita ujicoba, mungkin di awal-awal nggak bisa satu jam, bisanya dua jam nggak apa-apalah," imbuhnya.

Diharapkannya dengan sistem.pelayanan terintegrasi ini diharapkan tingkat kepuasan masyarakat bisa terjaga.

"Sebenarnya itu semua berangkat dari pemikiran yang relatif sederhana dimana tujuan yang hakikinya bagaimana membahagiakan rakyat. Nah orang akan bahagia bila dia merasa puas. Orang akan puas bila dia merasa dilayani. Dilayani dengan cepat, dilayani dengan proses yang mudah, bila punya masalah diberikan advokasi sehingga mereka merasa dilayani," jelasnya.

Penulis: edwardi
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help