Perkara Elpiji Limpahan Disperindag Babel ke Polres Bangka Belum Dibuat LP

Untuk kelanjutan kasus gas elpiji diduga oplosan limpahan Disperindag Babel, untuk saat ini belum diterbitkan

Perkara Elpiji Limpahan Disperindag Babel ke Polres Bangka Belum Dibuat LP
Bangkapos/ferylaskari
Barang bukti yang diserahkan oleh Pihak Disperindag Babel ke Polres Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA--  Perkara dugaan pemalsuan merek dan dugaan pengoplosan gas elpiji limpahan Disperindag Babel, tiga hari lalu ke Polres Bangka, hingga Jum'at (11/5/2018), seolah 'jalan di tempat'.

Padahal penggerebekan yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang dimaksud, menyertakan barang bukti dan saksi terduga pelaku.

Awalnya Disperindag Babel, Selasa (8/5/2018) mendapat pengaduan warga tentang adanya dugaan pelanggaran tersebut.

Penyelidikan kemudian dilakukan, hingga akhirnya Tim Disperidag Babel berhasil menemukan toko dan juga gudang tabung gas elpiji di Simpang Jl Samratulangi Kudai Sungailiat. 

Toko dan gudang tersebut ternyata milik pengusaha berinisial AS. Saat penggeledahan disaksikan pemilik gudang, Tim Diperindag Babel menemukan ratusan gas elpiji dalam kemasan ukuran tabung 12 kg dan juga 3 Kg.

Ditemukan juga, beberapa liter minyak tanah dan selang, diduga bagian bahan atau alat pengoplosan yang dimaksud.

Batang bukti dan AS selaku pemilik gudang, kemudian dibawa oleh Diperindag Babel ke Mapolres Bangka, sebagai tanda pelimpahan perkara pada penyidik kepolisian setempat.

Namun tiga hari setelah perkara ini dilimpahkan oleh Disperidag Babel ke Polres Bangka, kasusnya belum perkembangan berarti.

Polisi malah menyatakan, bahwa pihaknya sama sekali belum menerbitkan laporan polisi (LP) sebagai dasar penyidikan.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help