Soal Kewajiban Jadi Peserta, Polda Babel Minta BPJS Harus Sosialisasi Dulu

Terkait rencana BPJS yang akan mewajibkan masyarakat menjadi peserta dan akan menerapkan sanksi per 1 Januari 2019 pihak Polda

Soal Kewajiban Jadi Peserta, Polda Babel Minta BPJS Harus Sosialisasi Dulu
Bangka Pos / Deddy Marjaya
Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Abdul Munim 

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Terkait rencana BPJS yang akan mewajibkan masyarakat menjadi peserta dan akan menerapkan sanksi per 1 Januari 2019 pihak Polda Kepulauan Bangka Belitung mengaku belum menerima pemberitahuan resmi cdari pihak BPJS.

Padahal dalam selebaran yang dikeluarkan oleh BPJS salah satu sanksinya adalah tidak bisa membuat surat ijin mengemudi (SIM).
SIM untuk masyarakat dikeluarkan oleh Polri melalui tes tertulis dan tes praktek.

"Hingga sekarang kita belum menerima pemberitahuan resmi dari pihak BPJS ataupun dari pimpinan Polri terkait hal itu," kata Kabid Humas AKBP Abdul Mun'im Jum'at (11/5/2018)

AKBP Abdul Mun'im menambahkan seharusnya hal hal seperti itu harus disosialisasikan dahulu dengan berkordinasi dengan instansi terkait.

Sebab hal itu bisa meresahkan masyarakat dan tidak serta merta langsung diterapkan.

Pada intinya Polri akan mendukung kebijakan pemerintah dalam berbagai hal.
Namun demikian hal tersebut harus melalui tahap sehingga masyarakat juga dapat menerima dengan baik.

"Ya harus disosialisasikan dahulu jangan sampai membuat keresahan dan keengganan masyarakat membuat SIM padahal itu kewajiban bagi pengendara kendaraan," kata AKBP Abdul Mun'im.

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved