Telur Herujo Masuk Dalam Event TCOF Season III

Pagelaran dan tradisi arak-arakan " Telur Herujo " menjadi salah satu event yang masuk rangkaian Toboali City On Fire (TCOF) season III

Telur Herujo Masuk Dalam Event TCOF Season III
Istimewa
Festival Telur Herujo

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pagelaran dan tradisi arak-arakan " Telur Herujo " menjadi salah satu event yang masuk rangkaian Toboali City On Fire (TCOF) season III yang diusung pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, akhir Juli 2018 mendatang.

Tradisi "Telur Herujo" merupakan tradisi adat budaya di sejumlah desa di Kabupaten Bangka Selatan. Tradisi ini sebagai bentuk rasa syukur terhadap seseorang yang telah menyelesaikan atau khatam dalam mengaji.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (DPKPO) Kabupeten Bangka Selatan, Haris Setiawan, menyebut nantinya pagelaran telur serujo ini dikemas lebih semarak dan meriah.

Festival telur Herujo
Festival telur Herujo (Istimewa)

" Telur serujo salah satu tradisi adat yang masuk rangkaian even TCOF season III Juli mendatang. Nanti pagelaran telur serujo ini kami kemas lebih meriah. Yang sudah-sudah biasanya pagelaran telur Herujo ini tampil dan menyemarakkan HUT Basel. Namun kali ini kami masukkan ke dalam rangkaian event TCOF," kata Haris mewakili Bupati Bangka Selatan Justiar Noer, Jumat (11/5/2018)

Lebih lanjut dikatakan Haris, tak hanya menjadi kebanggan tradisi dan budaya Kabupaten Bangka Selatan saja, namun tradisi telur Herujo dikategorikan masuk cagar budaya non benda yang telah di daftarkan kementrian pendidikan RI.

" Selain sudah menjadi budaya, tradisi telur Herujo ini juga masuk cagar budaya non benda, yang notabenenya sudah didaftarkan kementrian pendidikan," katanya.

Nantinya lanjut Haris, puncak pagelaran TCOF dipusatkan di pantai laut Nek Aji Toboali, namun rangkaian event TCOF juga berlangsung di sejumlah desa lainnya. Seperti tradisi Kuang Jo di desa Kumbung Tanjung Sangkar, Backpecker di Tobolai kota lalu dilanjutkan ke pulau Lepar Pongok.

Selain desa, sejumlah Kecamatan juga menjadi tempat rangkaian pagelaran TCOF. Seperti festival Batin Tikal yang dipusatkan di Kecamatan Simpang Rimba, Telur Herujo. Di Kecamatan Air Gegas.

" Puncaknya di pantai Laut Nek Aji, tapi sejumlah rangkaian yang mendukung event TCOF ini juga sebagian berlangsung di desa atau kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Basel ini," katanya.

Festival Telur Herujo
Festival Telur Herujo (Istimewa)

Menurut Haris, langkah ini sebagai upaya pemerintah mempromosikan sejarah, budaya dan wisata di Bumi Junjung Besaoh.

Seperti Klenteng kota, batu belimbing, Puri Lama Klenteng Dewi Sinmu keberadaan wisata sejarah ini menggambarkan ragam dan budaya di kota Toboali. Dan menurut Haris, keberadaan tempat wisata ini cukup menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Toboali.

" Sejumlah rangkaian TCOF yang dipusatkan di kota, desa atau Kecamatan sebagai upaya dan langka pemerintah daerah mendorong potensi-potensi di Bumi Junjung Besaoh. Mulai dari promosi, budaya, wisata hingga sejarah," pungkasnya. (advertorial)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help