Kegiatan Jalan Sehat KPU Belitung, Warga Keluhkan Pembagian Kupon Tak tertib

Di sekitar bundaran satam Tanjungpandan terlihat beberapa kerumunan orang yang rebutan kupon jalan sehat yang diadakan Komisi Pemilihan Umum Belitung

Kegiatan Jalan Sehat KPU Belitung, Warga Keluhkan Pembagian Kupon Tak tertib
Adelina Nurmalitasari
Pembagian kupon jalan sehat berlangsung tidak tertib. Panitia tampak mengangkat tinggi kupon yang disambut juluran tangan peserta 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Adelina Nurmalitasari

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Di sekitar bundaran satam Tanjungpandan terlihat beberapa kerumunan orang yang rebutan kupon jalan sehat yang diadakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung, Minggu (13/5/2018).

Panitia tampak mengangkat kupon tinggi-tinggi yang disambut puluhan tangan yang menjulur berusaha mengambil kupon undian tersebut.

Tak jauh dari situ, panitia lainnya tampak membagikan kupon sambil berlari.

Sambil memegang lembaran kupon, panitia yang mengenakan baju biru tersebut membagikan ke satu dua orang lalu melewati yang lainnya.

Peserta yang terlewat tampak memanggil karena belum kebagian.

Usai rebutan, banyak peserta tampak mengeluhkan sistem pembagian kupon yang tak tertib. Mereka menyayangkan panitia yang dinilai membagikan kupon tak merata dan terkesan pilih-pilih.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Kabupaten Belitung Soni Kurniawan berharap masyarakat peserta jalan sehat dapat memaklumi hal tersebut.

"Mohon dimaklumi dan mohon maaf KPU Kabupaten Belitung apabila ada yang tidak dapat kupon," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa penyebabnya dikarenakan peserta yang menumpuk serta memang jumlah peserta yang hadir melebihi perkiraan semula.

Di Tanjungpandan, peserta jalan sehat yang ikut sekitar lebih dari 3 ribu orang. Sedangkan panitia menyediakan sekitar 2 ribuan kupon.

"Ini diluar target yang kami sediakan dari kuota kupon panitia," tambahnya.

Terlepas dari itu, Soni berharap yang hadir saat jalan sehat ada keinginan berpartisipasi dan menyampaikan kembali kepada keluarga, kerabat, dan kumpulan masyarakat lainnya agar menggunakan hak pilih pada 27 Juni 2018.

Apalagi pemilihan bupati dan wakil bupati akan menjadi penentu nasib pemerintah daerah 2018 sampai 2023.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help