RS Medika Stannia Bantu Operasi Pasien Cacat Wajah

Masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-13, Rumah Sakit Medika Stannia (RSMS) Sungailiat melaksanakan bakti sosial operasi bedah plastik

RS Medika Stannia Bantu Operasi Pasien Cacat Wajah
Bangka Pos / Edwardi
Suasana di ruang operasi Rumah Sakit Medika Stannia Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-13,  Rumah Sakit Medika Stannia (RSMS) Sungailiat melaksanakan bakti sosial operasi bedah plastik facial klep terhadap seorang pasien anak berumur 12 tahun, warga Sungailiat Kabupaten Bangka di ruang operasi RSMS Sungailiat, Minggu (13/05/2018).

Kegiatan operasi ini dilakukan dokter spesialis bedah plastik RS Mohammad Hoesin Palembang, Dr Ikmal SpBP dan Dr Yuliandi SpB, dokter spesialis bedah RS Medika Stannia Sungailiat.

Direktur RSMS Sungailiat, Dr Khairul Saleh SpPD diwakili Wadir Dr Zaenal Arpan mengatakan pasien ini ditemukan saat kegiatan pengobatan massal lalu ada anak yang kondisi wajahnya cacat bawaan sejak lahir atau facial klep.

"Kita coba melakukan koordinasi dan meminta support ke PT Timah untuk membantu membiayainya, lalu kita menghubungi Dr Ikmal spesialis bedah plastik dari RS Mohammad Hoesin Palembang dan beliau tidak menetapkan tarif sehingga akhirnya pihak RS Medika Stannia membiayai sendiri dengan dana CSR kita," kata Zaenal.

Diungkapkannya sesuai motto HUT ke-13 RS Medika Stannia Berbagi Dengan Sesama diharapkan ke depan bisa terus berbagi dengan sesama sehingga semakin banyak masyarakat yang tertolong.

"Pada tahun ini RS Medika Stannia juga sudah menambahkan layanan Laparaskopi untuk pasien bedah dan obgin (kebidanan). Selain itu kita juga menambahkan layanan akupuntur," ujarnya.

Ditambahkannya layanan akupuntur ini akan dilayani dokter spesialis akupuntur dari RS Pertamina pusat Jakarta yang sudah pensiun dan bergabung dengan RS Medika Stannia.

"Mudah-mudahan tahun depan akan semakin banyak lagi pasien yang bisa kita tolong, ke depan semoga RSMS bisa menjadi pusat layanan operasi bibir sumbing secara sosial bisa dilanjutkan ke depannya," harap Zaenal.(*)

Penulis: edwardi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help