Ditolak Warga Pariaman, Jenazah Abu Ibrahim Napi Terorisme Akhirnya Dimakamkan di Tempat Ini

Jenazah napi kasus terorisme Beni Samsutrisno akhirnya dimakamkan di Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar, Riau.

Ditolak Warga Pariaman, Jenazah Abu Ibrahim Napi Terorisme Akhirnya Dimakamkan di Tempat Ini
Tribunpekanbaru.com/Theo Rizky
Jenazah Beni Samsutrisno alias Abu Ibrahim, narapidana kasus terorisme yang tewas di Mako Brimob, dimakamkan di Taman Pemakaman Warga Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Minggu (13/5/2018) pagi. 

BANGKAPOS.COM, PEKANBARU - Jenazah narapidana kasus terorisme yang tewas dalam kerusuhan yang terjadi di Rutan Mako Brimob bernama Beni Samsutrisno (32), akhirnya dimakamkan di Taman Pemakaman Warga Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Minggu (13/5/2018) pagi.

Pemakaman ini dilakukan menyusul ditolaknya jenazah Beni untuk dimakamkan di Pariaman, Sumatera Barat.

Hal ini disampaikan Kepada Desa Pandau Jaya Firdaus Roza.

Baca: Jenazah Napi Teroris yang Tewas di Mako Brimob Mau Dimakamkan di Kampung Ini tapi Ditolak Warga

Ia mengizinkan Beni untuk dimakamkan di pemakaman tersebut karena di sanalah orangtua, anak, dan isterinya tinggal.

"Di kampungnya kita dengar ada penolakannya. Jadi kebetulan orangtuanya kan tinggal di sini. Anak istrinya tinggal di sini. Saya sudah ketemu itu semuanya dan minta bantulah, dan saya izinkan untuk dimakamkan di sini," ujar Firdaus kepada Tribunpekanbaru.com, seusai proses pemakaman jenazah Beni.

Jenazah Beni Samsutrisno alias Abu Ibrahim, narapidana kasus terorisme yang tewas di Mako Brimob, dimakamkan di Taman Pemakaman Warga Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Minggu (13/5/2018) pagi.
Jenazah Beni Samsutrisno alias Abu Ibrahim, narapidana kasus terorisme yang tewas di Mako Brimob, dimakamkan di Taman Pemakaman Warga Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Minggu (13/5/2018) pagi. (Tribunpekanbaru.com/Theo Rizky)

Tidak mungkinlah Beni, katanya, ditolak dimakamkan di tempat itu karena keluarganya intinya ada di sana.

"Soalnya kita juga manusia dan itulah kenapa kami bersedia dimakamkan di sini. Ya mungkin ada yang suka tidak suka, tapi kita bisa meyakinkan masyakarat di sini itu kasusnya antara dia dengan Tuhan," tambahnya.

Baca: Keluarga Tak Mau Jenazah Pengebom Gereja Surabaya Dimakamkan di Tanah Kelahirannya Banyuwangi

Selain itu, Firdaus juga berharap agar dalam keseharian, keluarga yang ditinggalkan Beni harus dapat tetap diterima di masyarakat.

"Kita mohon dengan semua masyarakat mohon jangan dikucilkan. Mari kita bimbing dia agar arahnya lebih baik," tutup Firdaus.

Jenazah Beni Samsutrisno alias Abu Ibrahim, narapidana kasus terorisme yang tewas di Mako Brimob, dimakamkan di Taman Pemakaman Warga Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Minggu (13/5/2018) pagi.
Jenazah Beni Samsutrisno alias Abu Ibrahim, narapidana kasus terorisme yang tewas di Mako Brimob, dimakamkan di Taman Pemakaman Warga Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Minggu (13/5/2018) pagi. (Tribunpekanbaru.com/Theo Rizky)

Beni Samsutrisno alias Abu Ibrahim meninggalkan seorang isteri dan dua anak yang masih kecil.

Ia dikenal dikawasan tempat tinggalnya sebagai teknisi listrik.

Ia akhirnya tewas ditembak polisi saat terjadi kerusuhan di Rutan Mako Brimob karena merampas senjata dan melawan polisi beberapa hari yang lalu. 

Baca: Begini Sikap Dita Otak Bom Gereja Surabaya Terhadap Ibunya, Ditelepon Tak Pernah Diangkat

Siapa sebenarnya Beni Samsutrisno ?

Halaman
123
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved