Teror Bom Surabaya

Keluarga Tak Mau Jenazah Pengebom Gereja Surabaya Dimakamkan di Banyuwangi

“Puji itu bukan warga Banyuwangi. Sudah seharusnya dia dimakamkan dengan suaminya di Surabaya,” jelas Rusiono, anggota keluarga Puji.

Keluarga Tak Mau Jenazah Pengebom Gereja Surabaya Dimakamkan di Banyuwangi
Facebook
Puji Kuswati dan keluarganya. 

BANGKAPOS.COM, BANYUWANGI - Pelaku pengeboman gereja Surabaya, Puji Kuswati, memiliki keluarga di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

Namun, pihak keluarga enggan menerima bila jenazah Puji dimakamkan di Banyuwangi.

Kepala Desa Tembokrejo, Sumarto mengatakan pihaknya siap membantu bila keluarga ingin jenazah Puji dimakamkan di Banyuwangi.

Baca: Keluarga Sempat Tolak Puji Kuswati Menikah dengan Dalang Bom Surabaya tapi Begini Akhirnya

“Bila keluarga menghendaki, kami siap membantu untuk menerima jenazah dikubur di sini.”

“Namun itu semua tergantung pihak keluarga,” kata Sumarto kepada SURYAMALANG.COM, Senin (14/5/2018).

Pihak keluarga tidak ingin jenazah Puji dimakamkan di Banyuwangi.

Sebab, Puji bukan warga Banyuwangi.

“Puji itu bukan warga Banyuwangi. Sudah seharusnya dia dimakamkan dengan suaminya di Surabaya,” jelas Rusiono, anggota keluarga Puji.

Baca: Begini Sikap Dita Otak Bom Gereja Surabaya Terhadap Ibunya, Ditelepon Tak Pernah Diangkat

Menurutnya, pihak keluarga tidak ingin jenazah Puji dimakamkan di Banyuwangi. 

Rusiono menambahkan Puji sudah lama berpisah dengan keluarga di Banyuwangi.

Puji diasuh oleh bibinya di Magetan.

Baca: Tukang Parkir Hadang Avanza Berisi Bom, Tubuhnya Hancur Bikin Keluarga Histeris

Apalagi pihak keluarga sempat tidak merestui hubungan Puji dengan suaminya, Dita Supriyanto.

“Pihak keluarga sebelumnya juga tidak menerima perbedaan prinsip yang dianut Puji,” terangnya. (Surya Malang/Haorrahman)

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Keluarga di Banyuwangi Enggan Terima Jenazah Pengebom Gereja Surabaya

Baca: Tubuh Gadis Cilik Ini Terlempar 3 Meter Saat Bom Bunuh Diri Meledak Menewaskan Keluarganya

Editor: fitriadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help