Teror Bom Surabaya

Pelaku Bom Bunuh Diri Ajak Istri dan Anaknya Mati Bersama Karena Yakin Bakal Masuk Surga

Mengajak anggota keluarga melakukan teror dan bahkan siap mati itu karena ingin mengajak semua anggota keluarganya masuk surga.

Pelaku Bom Bunuh Diri Ajak Istri dan Anaknya Mati Bersama Karena Yakin Bakal Masuk Surga
Facebook
Puji Kuswati, pelaku bom gereja di Surabaya bersama anak-anaknya. 

BANGKAPOS.COM, SURABAYA - Mengapa Surabaya, ibukota Provinsi Jawa Timur jadi sasaran dan para pelakunya seluruhnya anggota keluarga.

Kembali Tribunjatim.com menemui Ali Fauzi, mantan pentolan Jamaah Islamiyah (JI) yang juga adik kandung sang Trio Bomber Bali, Senin (14/5/2018).

Menurut Ali Fauzi, benar untuk yang pertama di Indonesia teroris mengajak semua anggota keluarganya, suami, anak anak dan istrinya.

Praktik semacam itu sudah biasa dilakukan oleh para teroris di luar negeri seperti Syiria dan Irak.

Baca: Rekam Jejak Facebook Ibu Pengebom Gereja di Surabaya, Bahas Kehidupan Setelah Kematian

Sudah biasa teroris mengajak semua anggota keluarga bersama untuk melakukan aksi bom bunuh diri.

"Di Indonesia memang baru pertama kali ini. Kalau di Syiria dan Irak sudah biasa," ungkapnya.

Mengajak anggota keluarga melakukan teror dan bahkan siap mati itu karena ingin mengajak semua anggota keluarganya masuk surga.

Keyakinan itulah yang menyebabkan mereka sampai mengajak anggota keluarganya untuk mati bersama.

Terkait sasaran di Surabaya, menurutnya, karena Surabaya atau Jawa Timur selama ini sebagai reproduksi calon pengantin dan juga reproduksi bom.

Baca: 4 Anak Pelaku Bom Bunuh Diri Ini Selamat dari Maut, Nasibnya Sekarang Memilukan

Bukan mengalihkan sasaran dari Jakarta ke Surabaya.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help