Teror Bom Surabaya

Sekjen MUI Sebut Muslim Dilarang Merusak Rumah Ibadah Agama Lain, Pelakunya Bukan Islam

Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat, KH Tengku Zulkarnain menyebut pelako bom bunuh diri di Jatim bukan orang Islam.

Sekjen MUI Sebut Muslim Dilarang Merusak Rumah Ibadah Agama Lain, Pelakunya Bukan Islam
Wartakota/ Faizal Rapsanjani
Tengku Zulkarnain di Kantor MUI, Jalan Proklamasi 51, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/10/2016). 

BANGKAPOS.COM - Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat, KH Tengku Zulkarnain beberkan lima larangan untuk umat Islam.

Pantauan TribunWow.com, Minggu (13/5/2018) Tengku menjelaskannya lewat kicauan di akun Twitter pribadinya.

Larangan yang dijelaskan oleh Tengku tersebut bukan hanya untuk dalam kehidupan biasa, melainkan dalam berperang sekalipun.

 Tengku menjelaskan ini pasca adanya insiden ledakan bom di tiga gereja yang ada di Surabaya.

Tiga gereja yang diguncang bom tersebut adalah, Gereja Katolik Santa Maria, GKI Wonokromo, hingga Gereja Pantekosta Pusat, secara berurutan.

Di antara korban yang meninggal ada anak yang masih berusia di bawah umur.

Menurut penjabaran yang dituliskan oleh Tengku umat Islam dilarang untuk membunuh anak-anak.

Baca: Gadis Cilik Dijemput Ibunya dari Rumah Nenek Untuk Ikut Bawa Bom Bunuh Diri, Kini Dia Sebatang Kara

Selain dilarang membunuh anak-anak ada larangan lain yang disebutkan.

"Umat Islam Dilarang Melakukan 5 Hal Bahkan di Dalam Perang Sekalipun:
1. Membunuh Wanita
2. Membunuh Anak2
3. Merusak Rumah Ibadah Agama Lain
4. Membunuh Pendeta2
5. Meracun Air( Apalagi Meracun Udara Pakai Senjata Kimia).
Siapapun Melakukannya Berarti Bukan Islam Walau Atas Nama," tulis Tengku.

Sebelumnya, Gus Mus juga turut angkat bicara mengenai ledakan bom ini.

Ia menyebut jika perbuatan jahat dan keji bukan ajaran Agama Islam.

Islam yang bertuhankan Allah tak pernah mengajarkan hal tersebut.

Baca: Begini Sikap Dita Otak Bom Gereja Surabaya Terhadap Ibunya, Ditelepon Tak Pernah Diangkat

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved