Tempat Hiburan dan Rekreasi di Pangkalpinang Diminta Tutup Selama Tiga Hari Awal Ramadan

Tempat hiburan dan rekreasi di Kota Pangkalpinang diminta untuk tutup selama tiga hari terhitung mulai penetapan 1 Ramadan

Tempat Hiburan dan Rekreasi di Pangkalpinang Diminta Tutup Selama Tiga Hari Awal Ramadan
Bangka Pos / Dedy Qurniawan
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Anggo Rudi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA - ‎Tempat hiburan dan rekreasi di Kota Pangkalpinang diminta untuk tutup selama tiga hari terhitung mulai penetapan 1 Ramadan oleh pemerintah. Tempat hiburan dan rekreasi bisa beroperasi kembali pada hari keempat ramadan.

Ketentuan tersebut merupakan satu dari sembilan poin Surat Edaran (SE) Wali Kota Pangkalpinang nomor 016 tahun 2018 ‎bertanggal 9 Mei 2018 yang ditandatangani Pjs. Wali Kota Pangkalpinang Asyraf Suryadin. SE ditujukan kepada pengelolaan, pengusahan atau pemilik usaha kepariwisataan di Pangkalpinang.

Poin lainnya adalah mwajibkan pengusaha jasa makanan dan minuman untuk memasang tabir atau gorden makanan dan orang yang sedang makan tidak terlihat secara langsung dari luar. Pada poin keempat menyebutkan, khusus penyelenggara kegiatan hiburan pada malam hari seperti cafe, karaoke, diskotik, pub, panti pijat dan yang lainnya dapat dimulai setalah umat Islam menunaikan salat Tarawih, yakni pukul 21.00 WIB dan tutup pukul 2.00 WIB.

"Surat itu sudah kami edarkan," kata Kepala Dinas Pariwisata Pangkalpinang Anggo Rudi saat dihubungi Bangka Pos, Selasa (15/5/2018) siang.

SE juga memuat ketentuan, khusus penyelenggara kegiatan hiburan berupa karaoke keluarga, bioskop, arena permainan dan SPA dapat dimulai pukul 13.00 WIB dan tutup pukul 1.00 WIB. Sementara khusus tempat hiburan yang berada di Teluk Bayur, Parit Enam, dan Pantai Pasir Padi, buka pukul 21.00 WIB s.d. 24.00 WIB.

"Dimohon kepada pihak Kepolisian, Kodim 0413 Bangka, dan Satpol PP untuk memantau jam operasional pelaku usaha kepariwisataan," bunyi poin ke-9 SE tersebut.

Berikut Sembilan Poin SE nomor 016 tahun 2018 mengenai Operasionalisasi Usaha Kepariwisataan selama Ramadan 1439 H

1) Kepada seluruh pemilik/pengusaha penyelenggaraan kegiatan hiburan dan rekreasi, agar menutup kegiatan usahanya selama 3 (tiga) ‎terhitung mulai Keputusan Pemerintah tentang Penetapan 1 Ramadan 1439 H, dan dapat beroperasi kembali pada hari keempat ramadan.
2) Bagi pengusaha jasa makanan dan minuman wajib memasang tabir/gorden 4upaya makanan dan orang yang sedang makan tidak terlihat secara langsung/tidak terbuka.
3) Bagi pengelola jasa akomodasi yang menyediakan makan sahur dapat dibuka mulai pukul 2.00 WIB.
4) Khusus penyelenggaraan kegiatan hi‎buran pada malam hari seperti hiburan di cafe, karaoke, diskotik, pub, panti pijat dan yang lainnya dapat dimulai setelah umat Islam menunaikan salat Tarawih yaitu pukul 21.00 WIB dan tutup pukul 2.00 WIB.
5)‎ Khsusus penyelenggaraan kegiatan hiburan karaoke keluarga, bisokop, arena permainan, dan SPA dapat dimulai pukul 13.00 WIB dan tutup pukul 1.00 WIB
6) Khusus tempat hiburna yang berada di Teluk Bayur, Parit Enam, dan Pantai Pasir Padi buka pukul 21.00 WIB s.d. 24.00 WIB
7) Selanjutnya diharapkan untuk lebih menjaga sopan santun, tata tertib, norma dan etika yang berlaku salam ramadan.
8) Apabila melanggar ketentuan di atas, akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,
9) Dimohon kepada pihak kepolisan, Kodim 0413 Bangka, dan Satpol PP untuk memantau jam operasional pelaku usaha kepariwisataan.

(Sumber: SE Wali Kota Pangkalpinang Nomor 16 tahun 2018/deq).

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved