Gaza Berdarah, 60 Warga Palestina Meninggal Dunia dan Ribuan Terluka

Hari Paling Berdarah di Gaza, 60 Warga Palestina Meninggal Dunia dan Ribuan Terluka,

Gaza Berdarah, 60 Warga Palestina Meninggal Dunia dan Ribuan Terluka
AFP PHOTO/MAHMUD HAMS
Luapan duka Ibu dari Leila al-Ghandour (tengah), bayi berumur 8 bulan asal Palestina yang tewas akibat insiden bentrokan dengan pasukan Israel di dekat perbatasan antara jalur Gaza dan Israel, di sebelah timur Kota Gaza, Senin (14/5/2018). Otoritas Palestina menyebut pasukan Israel telah menewaskan 55 orang dan melukai 2.700 orang dalam aksi protes dan bentrokan menentang pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem. (AFP PHOTO/MAHMUD HAMS) 

BANGKAPOS.COM - Senin (14/5/2018) menjadi hari paling berdarah di Gaza sejak perang 2014.

Otoritas Palestina menyebut pasukan Israel telah menewaskan 60 orang dan melukai 2.700 orang dalam bentrokan kemarin.

AFP melaporkan, militer Israel menyebut ada sekitar 40.000 warga Palestina yang ambil bagian dalam aksi protes dan bentrokan di 13 lokasi menentang pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem.

Korban meninggal dunia termasuk 8 anak di bawah usia 16 tahun.

Massa berkumpul di dekat perbatasan.

//

Sebagian demonstran melemparkan batu mendekati dan berusaha menerobos pagar dengan penembak jitu Israel yang bersiap pada posisi.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengumumkan masa bekabung selama tiga hari.

"Hari ini, sekali lagi, pembunuhan terhadap warga kita terus berlanjut," ucapnya.

 

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, setiap negara memiliki kewajiban untuk melindungi perbatasannya.

"Kami akan terus melindungi kedaulatan dan warga negara kami," katanya, seperti dilansir dari BBC.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help