Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Dinobatkan sebagai Presiden Lada Indonesia

Gubernur Erzaldi dinobatkan sebagai Presiden Lada Indonesia oleh Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI.

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Dinobatkan sebagai Presiden Lada Indonesia
Istimewa
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman dinobatkan sebagai Presiden Lada Indonesia oleh Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI. 

PANGKALANBARU, BANGKA TENGAH - Lagi, sebuah penghargaan diberikan Pemerintah Pusat kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman.

Wujudnya, Gubernur Erzaldi dinobatkan sebagai Presiden Lada Indonesia oleh Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Bambang, karena Babel merupakan penghasil lada terbesar di Indonesia.

“Babel sebagai sentra lada terbesar nasional, maka kita nobatkan Pak Gubernur Erzaldi Rosman sebagai Presiden Lada Indonesia,“ tegas Dirjen Perkebunan, Bambang, pada saat menyampaikan sambutannya dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Komoditas Lada Nasional dengan tema “Mengembalikan Kejayaan Rempah Nasional” yang diselenggarakan di Ballroom Restoran Gale-gale, Bangka Tengah, Selasa (15/5/2018).

Bambang mengatakan, dengan dilaksanakan rapat koordinasi ini, memberikan dampak dalam peningkatan kerjasama dari masing - masing provinsi dalam memantapkan diri untuk menghasilkan lada yang berkualitas unggul, termasuk didalamnya pembibitan, penanaman, hingga pengolahan serta penjualan lada.

Bambang mengharapkan, provinsi penghasil lada di Indonesia saling bersinergi dan membuat kesepakatan bersama dalam jalinan kerjasama untuk pengembangan lada di Indonesia.

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman dinobatkan sebagai Presiden Lada Indonesia oleh Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI.
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman dinobatkan sebagai Presiden Lada Indonesia oleh Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI. (Istimewa)

Sebelumnya, Gubernur Erzaldi Rosman mengemukakan, lada merupakan komoditas yang "seksi", karena lada banyak diminati oleh negara-negara di dunia, sehingga komoditas ini menjadi bahan rempah yang sangat dibutuhkan.

Oleh karenanya, Gubernur Erzaldi Rosman mengajak kepada seluruh provinsi penghasil lada untuk menjaga kualitas dan mutu lada yang dihasilkan, sehingga dengan kualitas lada yang baik menjadi lada sebagai komoditas yang diminati oleh negara lain, dan berakibat tingginya tingkat ekspor lada.

Selain itu, Gubernur Erzaldi berharap dengan dilaksanakan rapat koordinasi ini, adanya kesepakatan bersama dari 8 provinsi penghasil lada untuk bersama-sama membangun koordinasi dalam pengembangan dan ekspor komoditas lada ke luar negeri.

Dalam rapat koordinasi itu, juga dilakukan diskusi terkait dengan pengembangan komoditas lada, yang dipimpin langsung oleh Gubernur Babel Erzaldi Rosman, dan didampingi Kepala Dinas Pertanian Babel Toni Batubara.

Selesai diskusi, dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Ditjen Kementan) beserta 8 Provinsi penghasil lada di Indonesia, diantaranya perwakilan Pemprov Penghasil Lada Pemprov Babel, Pemprov Sulawesi Selatan, Pemprov Sulawesi Tenggara, Pemprov Bengkulu, Pemprov Lampung, Pemprov Sumatera Selatan, Pemprov Kalimantan Barat dan terakhir Pemprov Kalimantan Timur berkenaan dengan Pengembangan Komuditas Lada Nasional.

Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut, Perwakilan OPD di Lingkungan Pemprov Babel, Dewan Rempah Babel, Koperasi Lada, Petani Lada Babel, dan unusr terkait lainnya. (Advertorial/Sentosa)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help