Kapan Mulai Puasa, Saat Masuk Imsak atau Setelah Azan Subuh?, Ini Penjelasan

Besok umat muslim di tanah air akan menjalankan rukun Islam yang ketiga. Ya, puasa Ramadhan akan dimulai Kamis (17/5/2018).

Kapan Mulai Puasa, Saat Masuk Imsak atau Setelah Azan Subuh?, Ini Penjelasan
google/net
Marhaban Ya Ramadhan 

BANGKAPOS.COM - Besok umat muslim di tanah air akan menjalankan rukun Islam yang ketiga.

Ya, puasa Ramadhan akan dimulai Kamis (17/5/2018).

Saat menjalankan ibadah, tak jarang banyak pertanyaan tentang tata cara berpuasa, termasuk waktu berpuasa.

"Kapan waktu dimulainya puasa apa segera setelah waktu imsak atau setelah sampai azan subuh?

Pertanyaan di atas diajukan pembaca Tribun Lampung (Tribunnews.com Network).

KH. Munawir, Ketua Komisi Fatwa MUI Provinsi Lampung menjelaskan, puasa adalah menahan diri dari sesuatu yang membatalkan puasa mulai dari terbitnya fajar sampai tenggelamnya matahari. Imam Al-Mawardi di dalam kitab Iqna'-nya menuturkan:

"Waktu berpuasa adalah dari terbitnya fajar kedua sampai tenggelamnya matahari. Akan tetapi (akan lebih baik bila) orang yang berpuasa melakukan imsak (menghentikan makan dan minum) sedikit lebih awal sebelum terbitnya fajar dan menunda berbuka sejenak setelah tenggelamnya matahari agar ia menyempurnakan imsak (menahan diri dari yang membatalkan puasa) di antara keduanya." (lihat Ali bin Muhammad Al-Mawardi, Al-Iqnaa' hal. 74)

Dari keterangan di atas secara jelas dapat diambil kesimpulan bahwa awal dimulainya puasa adalah ketika terbit fajar yang merupakan tanda masuknya waktu salat subuh, bukan pada waktu imsak.

Adapun berimsak (mulai menahan diri) lebih awal sebelum terbitnya fajar sebagaimana disebutkan oleh Imam Mawardi hanyalah sebagai anjuran agar lebih sempurna masa puasanya.(*)

(Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Sholichin)

Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help