Kasus Bibit Karet Terindikasi Ada Persengkongkolan antar Pengusaha

Selain itu Fauzan juga menjelaskan tentang keterangan saksi ahli dari LKPP bahwa adanya persengkongkolan

Kasus Bibit Karet Terindikasi Ada Persengkongkolan antar Pengusaha
Bangkapos/Adinda Rizki Amanda
Suasana sidang pemeriksaan ahli kasus bibit karet 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Adinda Rizki Amanda

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Minggu depan kasus bibit karet Bangka Selatan sudah masuk agenda pembacaan tuntutan.

Saat ini, Rabu (16/5/2018) sidang sudah masuk agenda pemeriksaan ahli dan saksi.

Persidangan kali ini menghadirkan saksi ahli dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintahan) Kepulauan Riau yang bernama Endra Mayendra. 

Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan 2 orang saksi yakni Muhammad Rosyad dan Evan Sandy Maulana untuk terdakwa Jimmy Alfaru.

Penasehat Hukum Jimmy Alfaru yakni Fauzan Hakim mengungkapkan belum bisa menyimpulkan ancaman pidana terdakwa.

"Saat ini saya belum bisa menyimpulkan terdakwa bersalah atau tidak, sebab jaksalah yang memiliki wewenang mengeluarkan surat dakwaannya"jelas Fauzan kepada Bangka Pos Group.

Selain itu Fauzan juga menjelaskan tentang keterangan saksi ahli dari LKPP bahwa adanya persengkongkolan antara penyedia barang dengan penyedia barang atau rekan pengusaha dengan pengusaha.

Selain itu ia juga menghimbau kepada jaksa penuntut umum untuk lebih proaktif atas adanya indikasi persengkongkolan yang terjadi.

"Jaksa harus lebih proaktif dari awal persengkongkolan yang terjadi" ungkapnya usai persidangan kala itu.(*)

Penulis: Adinda Rizki Amanda
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help