Pengembang Perumahan MBR Babel Resah Ketidakpastian Penerapan Sertifikat Laik Fungsi

Penerapan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) pada pembangunan perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) menjadi dilema bagi pengembang di Babel

Pengembang Perumahan MBR Babel Resah Ketidakpastian Penerapan Sertifikat Laik Fungsi
Bangka Pos / Idandi Meika Jovanka
Pertemuan Apersi Babel dengan Dinas PRKP Babel 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Penerapan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) pada pembangunan perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang tertulis di Peraturan Pemerintah Nomor 64 tahun 2016 menjadi dilema tersendiri bagi pengembang di Babel, Rabu (16/5).

Pasalnya, prosedur pembuatan terkait SLF dan kewenangan pihak yang mengeluarkan belum jelas. Khusus, bangunan di Babel pun belum satupun memiliki SLF karena syarat kepemilikannya baru diterapkan pada tahun ini.

Ketidakpastian membuat sejumlah pengembang menunda akad rumah dengan konsumen.

Ketua Asosiasi Pengembangan Perumahan dan Permukiman (APERSI) Babel, Agung Setiawan mengharapkan sinergisitas pemerintah tingkat 2 di Kabupaten dan Kota dapat mengeluarkan surat pernyataan ada tidaknya SLF.

Lalu, jika diterapkan maka Pemerintah Daerah harus mempersiapkan hal tersebut agar seluruh masyarakat tahu informasi perijinan yang harus dipenuhi.

“SLF memang tercantum di IMB tetapi Babel belum melaksanakan karena juknis belum ada. Apabila peraturan pemerintah daerah tidak menerapkan syarat SLF baiknya dikosongkan saja kolum angketnya. Jika, ada tentukan siapa yang berwenang mengeluarkan SLF dan bagaimana ahli yang berhak. Rumitnya, sejauh ini belum ada parameter terkait SLF,” ungkap Agung Setiawan

Besar harapannya, permasalahan SLF cepat teratasi mengingat kontribusi pembangunan perumahan kepada daerah cukup besar, sekitar 10 Milliar pertahun termasuk membuka lapangan pekerjaan, dan lain sebagainya.

“Mari bersama kita berjuang supaya seluruh masyarakat Babel punya rumah dan dukung program sejuta rumah Presiden Jokowidodo. Pada tahun ini  Apersi targetkan bangun 1000 unit rumah,” ajak Agung.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved