Polres Bangka Bekuk Dua Pria, Gegara Mabuk Lalu Aniaya Pria Ini

Dua orang pria asal Desa Neknang Kecamatan Bakam Bangka, berinisial MY alias JN (40) dan AD alias DT (29) ditangkap polisi

Polres Bangka Bekuk Dua Pria, Gegara Mabuk Lalu Aniaya Pria Ini
Istimewa
Kedua pelaku penganiayaan ditahan polisi masing-masing, MY alias JN (40) dan AD alias DT (29), keduanya Warga Desa Neknang Bakam Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dua orang pria asal Desa Neknang Kecamatan Bakam Bangka, berinisial MY alias JN (40) dan AD alias DT (29) ditangkap polisi. Keduanya diduga dalam kondisi mabuk menganiaya korban berinisial WD (21), Pria asal Desa Air Buluh Mendobarat Bangka.

"Para pelaku yang diamankan masing-masing MY alias JN dan AD alias DT (29, keduanya Warga Desa Neknang Kecamatan Bakam," kata Kapolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto diwakili Kabag Ops Kompol S Sophian, Rabu (16/5/2018).

Kronologis kejadian bermula Minggu (13/5/2018) sekitar Pukul 22.00 WIB, ketika rumah ibu rumah tangga berinisial, WU didatangi oleh pelaku. "Kedua pelaku yang dalam kondisi mabuk, dan menghampiri saksi (WU) yang sedang mengemasi barang dagangan," katanya.

Pelaku inisial AD menanyakan keberadaan anak gadis WU. Namun WU tak mau memberitahukan dimana anak gadisnya berada. "Kepada WU pelaku berinisial AD bertanya dimana anak gadis WU. Dan dijawab oleh WU bahwa" anak perempuannya sudah tidur. Lalu pelaku menggertak WU dengan ucapan

"Jangan disembunyikan anak gadis ibu, memangnya mau dihargai berapa," kata Sophian mengutip ucapan pelaku AD.

Mendengar perkataan pelaku tadi, WU langsung berbohong karena khawatir pelaku semakin marah. Untuk mengelabui pelaku, kemudian WU berkata bahwa anak gadisnya sudah nikah dan suaminya sedang ada di teras rumah seraya WU menunjuk anak laki-laki, inisial WD (korban).

"Pelaku langsung menghampiri korban (WD) dan terjadi cekcok mulut. Lalu kedua pelaku memukul WD (korban) hingga mengalami luka lebam di pipi sebelah kiri. Karena dipukul, korban lari dari pelaku dan masuk ke dalam rumah serta berobat ke Puskesmas Bakam," kata Sophian.

Pemukulan ini dilaporkan ke Polsek Bakam untuk ditindaklanjuti. Keesokan harinya, kedua pelaku berhasil ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, serta ditahan.

"Hari Senin, Tanggal 15 Mei 2018 sekira pkl 03.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap Tersangka MY dan selanjutnya pada hari itu juga Pukul 10.00 WIB diamankan Tersangka AD," kata Sophian memastikan keduanya dijerat Pasal 170 KUHP.

Penulis: ferylaskari
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help