Dua Pelimbang Timah Tewas Tersambar Petir, Sudah 14 Orang Tewas Tersambar Petir di Babel

Tewasnya dua pelimbang timah di Toboali menambah jumlah korban sambaran petir di Babel.

Dua Pelimbang Timah Tewas Tersambar Petir, Sudah 14 Orang Tewas Tersambar Petir di Babel
net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hendri (30) dan Sarpani (35) meregang nyawa. Kedua buruh harian lepas warga Gang Melayu Rt 01 Rw 06 Kelurahan Teladan, Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan itu, tewas usai tersambar petir.

Keduanya tersambar petir saat berteduh di tenda bekas Tambang Inkonvensional (TI) di kawasan Tuik Desa Rias, Kecamatan Toboali  bersama Tiga rekan pelimbang lainnya.

Kapolsek Toboali AKP Faisal Fatsey S.Ik, mengatakan musibah tersebut terjadi sekira pukul 14.30 WIB.

Kala itu, kedua korban bersama tiga rekan nya tengah ngelimbang timah.

Tak berapa lama hujan disertai petir menggelegar. Kedua korban dan tiga rekannya pun berlari untuk berteduh di pondok eks penambang.

"  Sekitar Lima menit mereka berteduh dipondok tersebut terdengar teriakan Saudara Abon yang kemudian terdengar Junaidi yang lagi ngelimbang Pasir Timah tak Jauh dari lokasi pondok Korban berteduh. Saat didatangi Kedua Korban (Hendri Sarpani-red) Sudah terbaring telentang tidak bernyawa lagi dikerenakan Terkena Sambaran Petir," ujar Faisal mewakili Kapolres AKBP Aris Sulityono SH,MH, Rabu (16/5/2018) malam.

Lebih lanjut dikatakan Faisal, mendapati kedua korban tergeletak, Abon dan rekannya Junaidi, meninggalkan kedua korban tergeletak dipondok dan melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban.

Setelah berita duka tersebut disampaikan, keluarga pun menjemput jasad kedua korban menggunakan kendaraan roda empat untuk selanjutnya dibawa kerumah korban masing-masing.

" Mengetahui musibah tersebut, Abon dan temannya Junaidi melapor ke pihak keluarga yang selanjutnya mendatangi lokasi kejadian keduanya terkena sambaran petir," pungkas Faisal.

Halaman
123
Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help